Di dunia investasi, futures itu kontrak untuk beli atau jual sesuatu dengan harga yang udah ditetapkan di tanggal yang udah ditetapkan juga di masa depan. Gampangnya, dua pihak setuju hari ini soal harganya, tetapi pertukaran barang benerannya terjadi nanti.
Ini kedengerannya sederhana, tapi hasilnya bisa susah diprediksi dan banyak tergantung sama faktor-faktor yang kelihatannya acak di ekonomi global. Salah satu contohnya adalah harga kopi Arabica yang mencapai **rekor tertingi** di awal tahun 2025. Ini bikin harga buat konsumen jadi lebih mahal dan nimbulin banyak gangguan di pasar komoditas.
Bayangin kamu adalah pemanggang kopi. Kamu setuju untuk beli kiriman biji kopi tiga bulan lagi dengan harga hari ini. Kalau harga kopi naik sebelum pengiriman, kamu tetap bayar harga rendah yang udah disepakati. Kalau harga turun, kamu tetep harus bayar harga yang lebih tinggi itu.
Persetujuan ini berguna untuk pembeli dan penjual karena bikin kepastian di pasar yang biasanya tidak stabil. Pembeli dan penjual tau persis apa yang akan mereka bayar atau terima jauh sebelum pengiriman, tidak peduli apa yang terjadi di pasar sebelum tanggal pengiriman.
Futures bisa dibuat dari hampir semua hal yang diperdagangkan. Ini termasuk bahan baku, indeks pasar saham, dan bahkan mata uang digital. Futures banyak dipakai di pertanian, energi, keuangan, dan teknologi.
Pasar futures modern dimulai di pertengahan abad ke-19. Pada tahun 1848, **Chicago Board of Trade (CBOT)** dibuka di Amerika Serikat. Ini nyediain tempat yang nyaman di mana pembeli dan penjual bisa setuju soal harga untuk pengiriman barang di masa depan, terutama gandum.
Sebelum itu, petani dan pedagang harus buat perjanjian tidak resmi untuk perdagangan di masa depan. Ini seringnya berdasarkan kepercayaan dan bisa berisiko. Cuaca yang ga bisa ditebak, keterlambatan transportasi, atau perubahan harga yang tidak terduga bisa ngerusak kesepakatan dan memperlambat perdagangan barang-barang penting.
Inovasi hebat di CBOT adalah mengembangkan kontrak dan aturan yang standar untuk bikin perdagangan futures lebih bisa diandalkan. Ini artinya kontrak bisa dibeli dan dijual di pasar yang terorganisir. Orang bisa memperdagangkan futures untuk beli atau jual barang dan untuk mindahin risiko atau coba cari untung dari pergerakan harga.
Seiring waktu, ide ini nyebar luas diluar pertanian. Pasar futures sekarang mencakup banyak jenis aset, dari minyak mentah sampai cryptocurrency. Tapi, tujuan utamanya tetap sama: mengunci harga hari ini untuk kesepakatan besok.
Tujuan utama futures adalah untuk mengelola risiko. Ini namanya *hedging*. Bayangin seorang petani gandum. Kalau petani itu khawatir harga mungkin turun sebelum panen, dia bisa jual kontrak futures sekarang. Ini mengunci harga jual dan mengurangi risiko kehilangan uang kalau harga turun.
Di sisi lain, sebuah perusahaan roti mungkin takut harga gandum akan naik. Dengan membeli kontrak futures, mereka mengamankan harga hari ini untuk kebutuhan gandum mereka di masa depan. Ini melindungi mereka dari kenaikan biaya mendadak dan membantu bisnis merencanakan ke depan.
Futures juga dipakai untuk spekulasi. Seorang investor mungkin beli kontrak futures minyak mentah karena mengharapkan harga naik. Kalau harganya naik, investor itu bisa jual kontraknya untuk dapat untung. Tentu saja, spekulasi bawa risiko — kalau harga bergerak ke arah sebaliknya, spekulator bisa kehilangan banyak uang.
Leverage dan risiko margin juga ikut bermain dalam perdagangan futures. Karena futures memungkinkan pedagang mengendalikan posisi besar dengan modal yang relatif kecil (margin), keuntungan bisa **diperbesar** — tapi begitu juga kerugiannya. Bahkan ayunan harga yang kecil aja bisa nyebabin kerugian yang lebih besar dari investasi awal, yang bikin manajemen risiko yang hati-hati jadi penting sebelum memulai posisi futures apa pun.
Intinya, spekulator futures dibayar untuk menilai risiko dengan benar di beberapa pasar yang cukup kompleks. Baik dalam *hedging* maupun spekulasi, futures menawarkan kepastian harga. Mereka kasih pembeli dan penjual kemampuan untuk merencanakan ke depan. Stabilitas ini bantu bisnis dan pasar berjalan lebih lancar, bahkan di masa yang tidak pasti.
Futures ada untuk banyak jenis aset. Beberapa yang paling populer termasuk:
Komoditas. Kategori ini termasuk barang fisik seperti emas, minyak, kopi, dan gandum. Pasar ini sangat penting untuk industri yang bergantung pada bahan baku. Misalnya, maskapai penerbangan sering pakai futures minyak untuk mengunci harga bahan bakar, sementara produsen makanan melakukan *hedging* terhadap perubahan harga gandum atau kopi.
Instrumen keuangan. Futures indeks saham, futures suku bunga, dan futures mata uang memungkinkan investor untuk memperdagangkan berdasarkan kinerja pasar keuangan. Investor institusi sering pakai ini untuk *hedging* portofolio besar, berspekulasi pada perubahan suku bunga, atau mengelola eksposur mata uang dalam perdagangan internasional.
Cryptocurrencies. Bitcoin dan futures mata uang digital lainnya muncul dalam beberapa tahun terakhir, nawarin cara baru untuk memperdagangkan pasar yang fluktuatif ini. Pedagang menggunakannya untuk berspekulasi pada ayunan harga tanpa memegang koinnya secara langsung, dan bursa sekarang menawarkan opsi yang diatur dan lepas pantai.
Selain contoh-contoh ini, pasar futures mencakup semuanya dari gas alam sampai ternak, kayu, dan bahkan peristiwa cuaca. Selama suatu aset punya harga yang bisa diukur, likuiditas yang memadai, dan partisipasi aktif dari pembeli dan penjual, pasar futures bisa ada untuknya. Fleksibilitas ini adalah bagian yang bikin futures jadi alat serba bisa untuk manajemen risiko dan spekulasi.
*Spot trading* adalah cara paling langsung untuk beli atau jual sesuatu. Kamu bayar sekarang, dan kamu terima sekarang. Contohnya, beli koin emas dari dealer adalah transaksi *spot*. Pembayaran dan pengiriman terjadi segera.
Perdagangan futures itu beda. Daripada bayar dan terima sekarang, kamu setuju untuk bertransaksi nanti. Harganya ditetapkan hari ini, tapi pembayaran dan pengiriman yang sebenarnya terjadi pada tanggal kadaluarsa kontrak. Dalam contoh perdagangan emas, harga yang disepakati sekarang kemungkinan besar tidak akan terpengaruh oleh ayunan harga di masa depan yang sulit diprediksi.
Futures bisa dipakai untuk *hedging* atau spekulasi. *Spot trading* lebih tentang kebutuhan langsung. Tau perbedaannya membantu investor dan bisnis milih alat yang tepat untuk tujuan mereka.