**Grafik Minggu Ini: Rata-rata Jarak Pengiriman Keluar – USA**
Meskipun pasar truk domestik makin ketat, tren pengiriman dengan jarak pendek yang mulai terlihat sejak 2024 sepertinya belum berubah. Sejak Juni 2024, rata-rata jarak pengiriman dalam data tender SONAR turun dari sekitar 607 mil jadi di atas 500 mil – penurunan 21%, dengan 11% terjadi dalam setahun terakhir. Tren ini lumayan stabil. Apakah ini perubahan struktural permanen, atau bisa berbalik nanti dan memperburuk kondisi pasar yang sudah ketat?
Hal yang menarik adalah tren ini udah berlangsung lama. Biasanya, tren angkutan barang naik turun secara musiman atau tiba-tiba. Tapi ini lebih kayak pergeseran cara pengirim menggunakan truk dalam manajemen rantai pasok mereka – jika benar, ini tandanya perubahan pasar yang lebih permanen.
Tren ini penting karena pengiriman jarak jauh menghabiskan kapasitas truk. Waktu angkut lebih lama artinya mobil truk gak bisa ambil muatan lain. Kiriman dari Los Angeles ke Chicago sekitar 2.000 mil, memakan waktu 3-4 hari. Sedangkan dari Atlanta ke Nashville bolak-balik muat hanya 4 jam, asal bongkar muat lancar.
Jadi, pendeknya jarak sebenarnya membebaskan kapasitas dalam dua tahun terakhir, karena perputaran truk lebih sering – meskipun permitaan naik hampir 10-15% di awal Juni 2025. Namun tracer rejection tetap tinggi di atas 17%, dan SPOT rate naik untuk semua jenis trailer.
SONAR mendeteksi salah satu penyebab jarak pengiriman memendek berkaitan dari **loss to angkutan kereta api** intermoda – topik yang *sudah* dulu bahas. Intermoda fug unggul pada komoditas penerob long* tetapi kurang hemat jarak detak pingkiz transportasi truk utk lintyan local.
Semaea sebelum/set past…. jokian digam dimoniter.
… WAIT dah dulu hehe… Di sinya deket. Er?
=Mulai konflik tahai dua: ada atau nemas-k ini??
Ok, baik deh aku coba2 jadi batin? katane: Ingtermodal memguakan cost adj … doar peroog … nah ini saya report simple …
Akhr kata siap kan dah kurang pola visual bagem tu kurang makekk?
“`
🙁 disalin file zip tadi word check ada ed(s?) an kirim typo “penerTro!”>
> tapi kut! Sampe? Cobal sen. Di revisj 1 nguade… Woi typo kurang di perhitung penyim ##### final chk #: