Ledakan Nuklir Benar-Benar Terjadi. 3 Saham Ini Paling Cerdas untuk Dibeli Jangka Panjang.

Cameco (NYSE: CCJ) memperkirakan bahwa permintaan tenaga nuklir tumbuh sangat cepat, pasokan uranium bakal habis di tahun 2030-an. Menurut perusahaan itu, ada 72 reaktor baru sedang dibangun, sementara rektor yang lebih tua dihidupkan lagi atau diperpanjang umurnya. Booming nuklir ini nyata karena dunia mulai beralih ke sumber listrik dasar atau beban dasar yang bersih.

Cameco dan penyedia layanan industri lainnya, Brookfield Renewable (NYSE: BEP), adalah pilihan bagus untuk investor yang lebih konservatif yang ingin masuk ke sektor tenaga nuklir. Tipe yang lebih agresif mungkin suka NuScale (NYSE: SMR) atau Oklo (NYSE: OKLO). Ini alasannya.

Apakah AI akan menciptakan miliuner pertama di dunia? Tim kami baru aja merilis laporan tentang perusahaan kecil yang disebut “Monopoli yang Tak Tergantikan,” yang menyediakan teknologi kritis yang dibutuhkan Nvidia dan Intel.

Lanjutkan »

Sumber gambar: Getty Images.

Investasi nuklir dengan resiko tinggi dan imbalan tinggi

NuScale Power dan Oklo sama-sama mencoba bikin bisnis di sekitar reaktor modular kecil. Saat ini, masing-masing perusahaan punya desain, tapi belum ada yang membangun reaktor yang terhubung sama jaringan listrik. Mereka masing-masing masih rugi dan mungkin akan terus begitu untuk beberapa waktu. Tetapi, reaktor nuklir modular kecil adalah kemajuan teknologi yang mungkin penting banget. Kalau teknologi ini lepas landas, NuScale dan Oklo bisa punya ruang tumbuh yang besar kedepannya.

Masalahnya, tentu aja, adalah resiko kalo teknologinya nggak populer. Dan meskipun iya, masih belum jelas apakah kedua perusahaan ini bisa bertahan jangka panjang. Bahkan investoryangnagresif harus hati-hati dan, mungkin, pertimbangkan buat beli sedikit dari masing-masing untuk melindungi taruhan mereka.

Pemain picks and shovels di tenaga nuklir

Cameco, yang udah disebut di atas, memproduksi bahan bakar nuklir. Dinamika pasokan dan permintaan yang mereka perkirakan bakal menyebabkan kenaikan harga uranium. Dan itu, nantinya, bakal sangat bagus buat keuntungan Cameco. Perusahaan ini sudah punya sejarah panjang dan sukses di indsutri ini, dan merupakan pemasok bahan bakar yang bisa diandalkan untuk pembangkit listrik nuklir di seluruh dunia. Meskipun ini adalah cara yang baik buat dapetin paparan ke permainan nuklir picks-and-shovels, sahamnya udah naik, naik lebih dari 300% dalam tiga tahun terakhir. Beberapa investor mungkin lebih suka pilihan lain.

MEMBACA  Komitmen RI untuk Kemitraan Keuangan Inklusif bagi Masyarakat Adat

Cameco juga memiliki 50% dari Westinghouse, dengan Brookfield Renewable memiliki 50% lainnya. Westinghouse mendesain reaktor dan membantu membangun serta merawatnya. Perusahaan ini menghasilkan pendapatan yang lebih konsisten daripada menjual bahan bakar, membantu memperhalus hasil keuangan Cameco. Bagi Brookfield Renewable, Westinghouse hanya menambah aliran kas yang dihasilkan oleh portofolio aset energi bersih globalnya. Aliran kas itu mendukung imbal hasil 4.5% yang lumayan besar.

Cerita Berlanjut

Kalau Cameco itu seperti melompat dengar kedua kaki, Brookfield Renewable itu seperti ncelupin jari kaki ke air. Bagi investor yang lebih konservatiff dan mereka yang fokus pada dividen, hanya sedikit aja kayaknya pilihan yang sempurna.

Kebangkitan nuklir itu nyata

Kendaraan listrik, kecerdasan buanao, dan pusin data, antara lain, meningkatkan permintaan listrik. Nuklir mulai dilihat sebagai cara buat memenuhi permintaan itu. Teknologi canggih dari Oklo dan NuScale menawarkan peluang potensial jangka panjang, tapi memiliki sahamnya beresiko tinggi. Cameco dan Brookfield Renewable lebih merupakan pemain industri yang mapan, dengan Brookfield Renewable menonjol sebagai pilihan.pendapatanlow risky.

Haruskah udul membeliasisahamakanOklo$eehsksw?

hlunphp ft: mod 234@

Tinggalkan komentar