Lain kali kamu makan di restoran, mungkin tidak hanya jaketmu yang dititipkan, tapi juga ponselmu. Jumlah bar dan restoran yang menerapkan lingkungan bebas ponsel semakin bertambah, menurut Axios—perubahan yang disukai pengunjung muda.
Axios menemukan setidaknya 11 negara bagian memiliki restoran atau bar yang punya aturan larangan ponsel atau detoks digital. Membaca menu daripada ponsel dianggap menciptakan suasana lebih akrab, lebih fokus pada makanan, dan melindungi privasi pengunjung.
Survei baru dari Talker Research menunjukkan banyak orang yang menyimpan ponselnya dan mungkin tidak suka melihat orang memotret makanannya:
63% Gen Z bilang mereka sengaja memutuskan sambungan; 57% milenial juga berkata begitu.
Bahkan generasi tua setuju—42% Gen X dan 29% boomer mengatakan mereka melepaskan diri dari gadget.
Istirahat yang diperlukan: Data dari Consumer Affairs menunjukkan orang Amerika menghabiskan rata-rata 4,5 jam per hari pada perangkatnya. Laporan lain mengungkap bahwa 86,5% penggunaan ponsel saat makan adalah untuk media sosial dan mengirim pesan.
Bukan cuma restoran biasa: Klub makan malam mewah Delilah’s punya aturan tidak boleh ponsel. Bahkan beberapa cabang Chick-Fil-A menawarkan es krim gratis sebagai hadiah bagi yang menitipkan ponsel saat makan.—DL
Laporan ini awalnya diterbitkan oleh Morning Brew.
The Fortune 500 Innovation Forum akan mengumpulkan eksekutif Fortune 500, pejabat kebijakan AS, pendiri teratas, dan pemikir untuk membantu menentukan masa depan ekonomi Amerika, 16-17 November di Detroit. Daftar disini.