Johnson memberi sinyal dia mengandalakan bantuan dari Presiden Donald Trump untuk memastikan rancangan itu lolos. Trump buat kesepakatan dengan senator untuk memisahkan dana untuk Departemen Keamanan Dalam Negeri dari paket yang lebih besar setelah kemarahan publik karena dua kematian akibat tembakan selama protes di Minneapolis menentang Imigrasi dan Penegakan Bea Cukai. Rancangan yang disetujui Jumat oleh Senat ini akan mendanai DHS sementara, untuk dua minggu, menetapkan tenggat waktu bagi Kongres untuk debat dan vote tentang pembatasan baru pada operasi ICE.
“Presiden yang memimpin ini,” kata Johnson, R-La., ke “Fox News Sunday.”
“Ini panggilan strateginya untuk lakukan dengan cara ini,” kata ketua DPR itu, menambahkan bahwa presiden Republik itu “sudah setuju bahwa dia ingin kecilkan volume” tentang operasi imigrasi federal.
Johnson hadapi tantangan berat ke depanya, mencoba paksakan undang-undang pendanaan itu melalui DPR sementara Demokrat menolak berikan suara untuk pengesahan cepat. Mereka menuntut pembatasan pada ICE yang lebih dari $20 juta untuk kamera tubuh yang sudah ada di rancangan undang-undang. Mereka ingin wajibkan agen imigrasi federal buka masker dan identifikasi diri dan mendesak akhiri patroli keliling, diantara perubahan lain.
Demokrat bersikeras pada perubahan ICE
“Yang jelas adalah Departemen Keamanan Dalam Negeri perlu direformasi secara dramatis,” kata pemimpin Demokrat DPR Hakeem Jeffries dari New York di acara ABC “This Week.”
Jeffries kata pemerintahan perlu mulai negosiasi sekarang, bukan dalam dua minggu ke depan, tentang perubahan pada operasi penegakan imigrasi.
“Masker harus dibuka,” katanya. “Surat perintah pengadilan harus sangat diwajibkan sesuai Konstitusi, menurut kami, sebelum agen DHS atau ICE masuk ke rumah-rumah rakyat Amerika atau menyarek orang dari mobil mereka.”
Ini semua memaksa Johnson mengandalkan mayoritas GOP DPRnya yang tipis dalam serangkaian vote prosedural, mulai di komite pada Senin dan mendorong vote potensial di sidang paripurna DPR hingga setidaknya Selasa, katanya.
Demokrat DPR rencanakan panggilan kaukus pribadi Minggu malam untuk menilai langkah selanjutnya.
Shutdown parsial pemerintah berlarut
Sementara itu, sejumlah lembaga federal lain terjebak dalam kebuntuan pendanaan ketika pemerintah memasuki shutdown parsial selama akhir pekan.
Pertahanan, kesehatan, transportasi dan perumahan adalah diantara yang diberi panduan shutdown oleh pemerintahan, meski banyak operasi dianggap penting dan layanan belum tentu terganggu. Pekerja bisa tidak dibayar jika kebuntuan ini berlanjut. Beberapa bisa dirumahkan.
Ini adalah kedua kalinya dalam hitungan bulan operasi federal terganggu karena Kongres bersikeras, menggunakan proses pendanaan tahunan sebagai pengungkit untuk dapatkan perubahan kebijakan. Musim gugur lalu, Demokrat picu apa yang menjadi shutdown federal terpanjang dalam sejarah, 43 hari, saat mereka protes berakhirnya keringanan pajak asuransi kesehatan.
Shutdown itu berakhir dengan janji untuk vote pada usulan perpanjangan kredit pajak Affordable Care Act. Tapi undang-undangnya tidak maju dan Demokrat tidak bisa capai tujuan mereka untuk pertahankan subsidi itu. Premi asuransi melonjak di tahun baru untuk jutaan orang.
Trump ingin shutdown cepat selesai
Kali ini, pemerintahan telah beri sinyal ketertarikannya untuk selesaikan shutdown dengan lebih cepat.
Johnson bilang dia ada di Oval Office minggu lalu ketika Trump, bersama dengan bos perbatasan Tom Homan, bicara dengan pemimpin Demokrat Senat Chuck Schumer dari New York untuk buat kesepakatan.
“Saya pikir kita di jalan untuk dapat kesepakatan,” kata Johnson di acara NBC “Meet the Press.”
Kamera tubuh, yang sudah disediakan dalam paket, dan penghentian patroli keliling oleh agen imigrasi adalah area kesepakatan potensial, kata Johnson.
Tapi dia bilang melepas masker dan menaruh nama di seragam agen bisa sebabkan masalah bagi petugas penegak hukum karena mereka jadi target para pemrotes dan informasi pribadi mereka diposting online.
“Saya kira presiden tidak akan setuju — dan dia seharusnya tidak,” kata Johnson di Fox.
Namun, Demokrat bilang operasi imigrasi sudah di luar kendali, dan ini situasi darurat yang harus diakhiri di Minneapolis dan kota-kota lain.
Semakin banyak anggota parlemen menyerukan Menteri Keamanan Dalam Negeri Kristi Noem untuk dipecat atau dimakzulkan.
“Apa yang terjadi di Minnesota sekarang adalah distopia,” kata Sen. Chris Murphy, D-Conn., yang pimpin upaya untuk pertahankan garis untuk lebih banyak perubahan.
“ICE membuat negara ini kurang aman, bukan lebih aman hari ini,” kata Murphy di “Fox News Sunday.”
“Fokus kami selama dua minggu ke depan harus mengendalikan agensi imigrasi yang tak taat hukum dan tidak bermoral.”