Dalam perjalanan karir, hampir semua orang pernah merasa diabaikan atau tidak dipilih untuk suatu peran. Menurut CEO Ulta Beauty, Kecia Steelman, saat menghadapi kemunduran, kita harus hadapi dengan sikap baik dan gigih, bukan dengan rasa kesel.
“Pasti ada saatnya dalam karir kita dimana kita tidak terpilih, atau tidak dapat peran yang kita rasa sudah siap,” kata Steelman di Fortune’s Most Powerful Women Conference di Washington, D.C., pada Oktober 2025. “Bagi saya, kita bisa pilih untuk menjadi kesel atau menjadi lebih baik.”
Steelman menjadi CEO retailer kecantikan itu pada Januari 2025 setelah 11 tahun di perusahaan, sebelumnya sebagai Chief Operating Officer. Saham Ulta naik 50% dan perusahaan itu bermitra dengan Beyoncé tahun lalu sebagai bagian tur Cowboy Carter-nya, mengadakan acara di toko dan promosi brand rambut Cécred milik bintang pop itu.
CEO itu mempersiapkan diri bertahun-tahun untuk peran barunya di bawah mantan bos Ulta, Dave Kimball.
“Saya belajar sebanyak mungkin untuk persiapkan diri ke peran berikutnya, dan itu bikin saya bisa langsung jalan dengan lancar,” kata Steelman. “Kalau saya kesel, saya bisa pergi dan ambil pekerjaan CEO di tempat lain. Saya punya banyak kesempatan, tapi ini perusahaan yang saya inginkan, dan saya ambil kesempatan itu untuk jadi lebih baik.”
Bagaimana jalan Steelman jadi CEO?
Sebelum di Ulta, Steelman mulai karir sebagai asisten manajer toko di Target tahun 1993 sebelum naik pangkat. Dia lalu pegang peran manajemen senior di Home Depot dan Family Dollar.
Dalam 10 bulan sebagai CEO Ulta, Steelman bekerja jalankan rencana perbaikan perusahaan, termasuk memasukan AI ke pengalaman belanja, dan bangun basis jutaan pelanggan setia yang tetap beli produk kecantikan meski ekonomi tidak pasti.
Steelman sebut posisinya sebagai “pekerjaan terbaik.”
“Tugas kami adalah bikin orang merasa baik tentang diri mereka sendiri,” katanya. “Saya pikir ada banyak pekerjaan lain yang lebih buruk dari itu.”
Jalannya tidak sepenuhnya mulus. Pada Agustus 2025, Ulta dan Target akhiri kemitraan toko-dalam-toko yang mulai tahun 2021. Karyawan Target pernah bagi pengalaman kurang puas, ada pencurian, dan kurang staf. Steelman bilang pengakhiran itu keputusan bersama dan “hal yang wajar dalam bisnis.”
“Kami harus dapatkan kembali ‘swagger’ kami,” ujarnya tentang perbaikan Ulta. “Rasanya kami sempat kehilangannya sedikit, dan sekarang sudah kembali.”
Versi cerita ini terbit di Fortune.com pada 14 Oktober 2025.
Lainnya tentang Ulta dan industri kecantikan:
Tony Cuccio mulai dengan $200 jual produk kecantikan di Venice Beach. Lalu dia bawa kuku gel ke banyak orang—dan bangun kerajaan $2 miliar.
CEO Ulta Beauty Kecia Steelman bilang dia punya pekerjaan terbaik: ‘Tugas saya bantu orang merasa baik tentang diri mereka sendiri.’
Target dan Ulta baru putus: Karyanya angkat isu pencurian, kurang staf, dan masalah lalu lintas toko.