Harga emas (GC=F) untuk kontrak berjangka bulan Juni dibuka di angka $4,835 per troy ounce pada hari Rabu. Ini naik 3,2% dari harga penutupan Selasa sebesar $4,684.70. Kenaikan semalam ini adalah yang terbesar sejak akhir November lalu.
Sedangkan untuk perak (SI=F) kontrak berjangka bulan Mei, harga dibuka di $73.45 per ounce, naik 2% dari penutupan Selasa di $71.99. Saat artikel ini ditulis, harga perak sudah berada di sekitar $77, yang artinya telah naik 7% dari hari Selasa.
Kenaikan harga logam mulia ini terjadi setelah Presiden Trump mengumumkan kesepakatan gencatan senjata selama dua minggu dengan Iran. Pengumuman ini dibuat hanya beberapa jam sebelum batas waktu Trump bagi Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz. Menurut postingan media sosial presiden, kesepakatan gencatan senjata mewajibkan Iran mengizinkan lalu lintas melalui jalur air yang menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman. Setelah pengumuman gencatan senjata, harga minyak mentah Brent (BZ=F) turun hingga $90.01 per barel, titik terendah sejak 11 Maret.
Gencatan senjata dan penurunan harga minyak ini meredakan kekhawatiran akan konflik berkepanjangan yang dapat memicu inflasi dan kenaikan suku bunga. Meskipun emas biasanya dianggap sebagai lindung nilai inflasi, logam kuning ini bisa turun nilainya ketika suku bunga dinaikkan untuk mengatasi kenaikan harga.
Harga pembukaan emas hari Rabu adalah 3,2% lebih tinggi dari penutupan Selasa. Berikut perbandingannya dengan harga pekan lalu, bulan lalu, dan tahun lalu:
Satu minggu lalu: +3.6%
Satu bulan lalu: -5.6%
Satu tahun lalu: +61.5%
Pada 29 Januari, keuntungan emas dalam setahun adalah 95,6%.
Ingat, kamu bisa memantau harga emas terkini di Yahoo Finance 24 jam sehari, 7 hari dalam seminggu.
Mau tau perusahaan-perusahaan terbaik di industri emas saat ini? Jelajahi daftarnya menggunakan Yahoo Finance Screener. Kamu juga bisa bikin screener sendiri dengan lebih dari 150 kriteria penyaringan.
Untuk perak, harga pembukaan hari Rabu 2% lebih tinggi dari Selasa. Ini perbandingannya:
Satu minggu lalu: -1.2%
Satu bulan lalu: -11.4%
Satu tahun lalu: +146.8%
Pelajari cara investasi perak untuk pemula di sini.
Ada beberapa cara untuk investasi emas, masing-masing punya kelebihan dan kekurangan. Empat opsi yang umum adalah:
1. Emas fisik
2. Saham perusahaan tambang emas
3. ETF emas
4. Kontrak berjangka (futures) emas
Emas fisik mencakup perhiasan, batangan, dan koin. Beberapa orang lebih suka emas fisik karena berwujud dan mudah dibeli. Kamu bisa beli kalung emas di mal atau batangan emas di Costco (COST).
Tertarik dengan logam mulia dari Costco? Baca selengkapnya untuk tau pertimbangan penting investasi logam mulia, detail produk Costco, dan tips mengelola investasi barumu.
Kelebihan dan Kekurangan Emas Fisik
Kelebihannya:
– Mudah diakses: Jika disimpan di rumah, emas fisik siap digunakan sebagai alat tukar dalam keadaan darurat ekonomi.
– Tidak ada volatilitas tambah atau biaya berkelanjutan: Jika menyimpannya sendiri, kamu menghilangkan risiko pihak lawan dan biaya penyimpanan. Kamu juga terhindar dari volatilitas bisnis seperti pada saham tambang.
Kekurangannya:
– Risiko pencurian atau kehilangan: Emas fisik harus diamankan dengan baik. Bisa disimpan di rumah atau gunakan jasa penyimpanan pihak ketiga beserta asuransinya. Ingat, biaya-biaya ini mengurangi keuntunganmu.
– Likuiditas lebih rendah: Emas fisik lebih sulit dijual cepat dibanding saham atau ETF. Kamu juga harus cari dealer dan bayar markup saat menjualnya.
Saham Tambang Emas adalah kepemilikan saham perusahaan penambang emas. Harganya bisa sangat bergejolak karena keuntungannya tergantung harga emas, plus perusahaan-perusahaan ini punya risiko geopolitik dan manajemen yang tinggi. Banyak investor memilih reksadana tambang emas yang terdiversifikasi untuk mengelola volatilitas ini.
Kelebihan dan Kekurangan Saham Tambang Emas
Kelebihannya:
– Likuiditas lebih besar: Saham perusahaan besar seperti Barrick Gold (B) dan Franco-Nevada (FNV) umumnya punya spread bid-ask yang sempit, pertanda likuiditas bagus.
– Tidak butuh penyimpanan fisik: Saham ada di akun broker, tidak makan tempat.
Kekurangannya:
– Volatilitas lebih besar: Investasi emas lewat perusahaan tambang menambah lapisan risiko. Harga sahamnya bisa naik-turun lebih cepat dari harga emas spot.
– Tidak bisa jadi alat tukar langsung: Saham tidak bisa dipakai untuk bertukar barang dalam keadaan darurat.
ETF Emas adalah dana yang melacak harga emas. Mereka bisa berinvestasi di penyimpanan emas fisik, saham tambang, atau futures emas. ETF emas terbesar adalah SPDR Gold Shares (GLD), yang didukung oleh emas fisik di brankas.
Kelebihan dan Kekurangan ETF Emas
Kelebihannya:
– Mudah disimpan: Seperti saham, ETF adalah aset digital.
– Likuiditas besar: Saham ETF populer seperti GLD dan iShares Gold Trust (IAU) diperdagangkan dengan aktif, jadi mudah dijual.
– Terkait langsung dengan harga emas: ETF yang didukung emas fisik mengikuti harga spot emas, yang biasanya kurang bergejolak daripada saham tambang.
Kekurangannya:
– Ada biaya manajemen dana: Biaya ini mengurangi keuntungan jangka panjang. Contoh, rasio biaya SPDR Gold Shares adalah 0,40%.
– Tidak bisa jadi alat tukar: Sama seperti saham tambang.
Futures Emas adalah kontrak standar untuk membeli emas di tanggal mendatang dengan harga tertentu. Kontrak ini biasanya untuk 100 troy ounce. Futures emas punya risiko tertinggi dan lebih cocok untuk trader profesional.
Kelebihan dan Kekurangan Futures Emas
Kelebihannya:
– Leverage: Kamu bisa mengendalikan emas dalam jumlah besar dengan modal kecil.
– Kepraktisan: Tidak perlu menyimpan emas fisik untuk dapat keuntungan dari pergerakan harganya.
Kekurangannya:
– Risiko tinggi: Leverage memperbesar keuntungan sekaligus kerugian.
– Kompleksitas: Kontrak futures cukup rumit bagi investor ritel.
Baik kamu melacak harga emas dan perak sejak bulan lalu atau tahun lalu, grafik harga logam mulia menunjukkan perjalanan nilainya sejauh tahun ini.
Artikel ini disunting oleh Tim Manni.