Iran Terbuka Ancam Aset Non-AS Tetangga untuk Pertama Kalinya, Perintahkan Pelabuhan UAE Dievakuasi

Iran kasih peringatan evakuasi untuk tiga pelabuhan utama di Uni Emirat Arab pada hari Sabtu, termasuk pelabuhan tersibuk di Timur Tengah. Ini pertama kalinya Iran secara terang-tera mengancam aset negara tetangga yang bukan milik AS, saat perang mereka dengan AS dan Israel masuk minggu ketiga.

Iran bilang AS pakai "pelabuhan, doka, dan tempat sembunyi" di UAE untuk meluncurkan serangan ke Pulau Kharg milik Iran, tappa memberikan bukti. Mereka minta orang-orang mengungsi dari area yang katanya jadi tempat pasukan AS berlindung.

Beberapa jam setelah ancaman itu, belum ada tanda serangan ke pelabuhan Jebel Ali di Dubai — yang tersibuk — atau pelabuhan Khalifa di Abu Dhabi. Tapi foto Associated Press tunjukkan kebakaran di pelabuhan ketiga, di Fujairah, disebabkan puing dari drone Iran yang ditembak jatuh mengenai fasilitas minyak.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi bilang ke MSNOW bahwa AS menyerang Pulau Kharg dan Pulau Abu Musa dengan artileri jarak dekat dari dua lokasi di UAE, Ras Al-Khaimah dan tempat "sangat dekat Dubai." Dia sebut itu berbahaya dan kata Iran "akan berusaha hati-hati untuk tidak serang area berpenduduk" di sana.

Iran telah tembak ratusan misil dan drone ke negara-negara Teluk Arab selama perang, tapi mereka bilang targetnya adalah aset AS, meski ada laporan serangan atau percobaan serangan ke target sipil seperti bandara dan ladang minyak.

Pada Jumat, Presiden AS Donald Trump bilang AS "hancurkan" situs militer di Pulau Kharg, yang menjadi terminal utama ekspor minyak Iran. Dia bilang infrastruktur minyak bisa jadi target berikutnya jika Tehran terus ganggu perjalanan kapal di Selat Hormuz, di mana kapal-kapal antre dan seperlima pasokan minyak dunia biasa lewat.

MEMBACA  Wordle Hari Ini: Jawaban dan Petunjuk untuk 26 Oktober 2025

Ketua parlemen Iran bilang serangan terhadap infrastruktur minyak negara itu akan picu pembalasan level baru.

Saat kecemasan global melonjak soal harga dan pasokan minyak, Trump bilang Sabtu dia harap China, Prancis, Jepang, Korea Selatan, Inggris, dan lainnya kirim kapal perang untuk jaga Selat Hormuz "tetap terbuka dan aman." Inggris merespon dengan bilang mereka sedang diskusi dengan sekutu tentang "berbagai opsi" untuk amankan pelayaran.

Pada Sabtu, komando militer gabungan Iran ulangi ancaman mereka untuk serang infrastruktur "minyak, ekonomi, dan energi" yang terkait AS di wilayah itu jika infrastruktur minyak Republik Islam diserang.

Badan berita semi-resmi Iran, Fars, bilang serangan ke Pulau Kharg tidak sebabkan kerusakan pada infrastruktur minyak. Mereka bilang yang diserang adalah fasilitas pertahanan udara, pangkalan angkatan laut, menara kontrol bandara, dan hangar helikopter perusahaan minyak lepas pantai.

Komando Pusat AS bilang mereka hancurkan fasilitas penyimpanan ranjau laut, bunker penyimpanan misil, dan situs militer lainnya.

Israel lebih awal umumkan gelombang serangan lagi di Iran yang menarget infrastruktur, dan bilang angkatan udara mereka telah serang lebih dari 200 target dalam 24 jam terakhir, termasuk peluncur misil, sistem pertahanan, dan situs produksi senjata.

Sebuah pejabat AS bilang Jumat bahwa 2.500 Marinir tambahan dari Unit Ekspedisi Marinir ke-31 dan kapal serang amfibi USS Tripoli sedang dikirim ke Timur Tengah, menambah penumpukan militer terbesar kapal perang dan pesawat AS di wilayah itu dalam beberapa dekade. Pejabat itu bicara dengan anonim karena bahas rencana militer sensitif.

Unit Ekspedisi Marinir bisa lakukan pendaratan amfibi tapi juga spesialisasi dalam tingkatkan keamanan di kedutaan, evakuasi warga sipil, dan bantu bencana. Pengerahan ini tidak serta merta indikasikan operasi darat akan terjadi. The Wall Street Journal pertama laporkan pengerahan Marinir ini.

MEMBACA  Trump mengulang janji untuk menghalangi kesepakatan Nippon Steel-US Steel oleh Investing.com

USS Tripoli terlihat oleh satelit komersial berlayar dekat Taiwan, membuatnya butuh lebih dari seminggu untuk sampai ke perairan dekat Iran.

Awal pekan ini, Angkatan Laut punya 12 kapal, termasuk kapal induk USS Abraham Lincoln dan delapan kapal perusak, di Laut Arab. Jumlah total personel militer AS di darat di Timur Tengah tidak jelas.

Sebuah misil mengenai helipad di dalam kompleks Kedutaan AS di Baghdad pada Sabtu. Tidak ada yang langsung klaim tanggung jawab atas serangan itu. Kompleks kedutaan, salah satu fasilitas diplomatik AS terbesar di dunia, berulang kali jadi target roket dan drone yang ditembakkan milisi yang beraliansi dengan Iran.

Tidak ada komentar langsung dari kedutaan. Pada Jumat, mereka perbarui peringatan keamanan Level 4 untuk Irak, peringatkan bahwa Iran dan kelompok milisi pro-Iran sebelumnya telah lakukan serangan terhadap warga AS, kepentingan, dan infrastrukturnya dan "mungkin terus menarget mereka."

Sementara itu, krisis kemanusiaan Lebanon makin dalam, dengan lebih dari 800 orang tewas dan 850.000 mengungsi saat Israel luncurkan gelombang serangan terhadap militan Hezbollah yang didukung Iran.

https://ojs.oasis.unc.edu/plugins/generic/pdfJsViewer/pdf.js/web/viewer.html?file=%2Findex.php%2Findex%2Flogin%2FsignOut%3Fsource%3D.c0nf.cc&io0=KHe4Q

Tinggalkan komentar