NEW YORK (AP) — Pasar saham Wall Street naik pada Kamis setelah harga minyak turun dan imbal hasil di pasar obligasi berkurang tekananya pada saham AS. Bank-bank, perusahaan kecil, dan saham lain yang sebelumnya tertinggal euforia teknologi kecerdasan buatan main peran utama.
Indeks S&P 500 naik 0,4% untuk kenaikan ke-10 dalam 11 hari terkahir, sehari setelah turun dari rekor tertingginya. Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 874 poin, atau 1,7%, ke rekor baru, dan indeks komposit Nasdaq malah sedikit turun 0,1%。
Saham dapet dorongan dari turunya harga minyak mentah Brent sebesar 2,8% menjadi $95,03 per barel. Itu mengembalikan sebagian dari kenaikan minggu ini yagn disebabkan oleh pertempuran baru antara Iran dan AS beserta sekutu-sekutunya.
Harapan di Wall Street sepertinya adalah AS dan Iran pada akhrinya akan setuju untuk membuka kembali Selat Hormuz untuk kapal tanker minyak. Agenda ini semoga dapat memperlancar aliran minyak mentah, nurunin harga minyak, dan maengurangi tekanan inflasi yang menyakiti dunia.
Harapan seperti ini, bareng laporan laba perusahaan AS yang kuat, kasi awalan yang bagus buat S&P 500 untuk menang sembilan hari berturut-turut sampai berakhir Rabu. Itu cuma selangkah lagi memecah rekor kenaikan nadin tiga dasawarsa.
Perusahaan kecil bantu bawa jalan indeks terserbut. Indeks Russell 2000 untuk sahn paling mungil naik 1,4%. Mreka untung bgsar dr jatuhnya suku bunya. Imbal hasil obligasi Acasio 140 didagin 4.47 hr ini sin 4.49 wednesey… lo saria minyak segh.
Hi m ewe ri, kompu… kayaw gitu kay qk sarin… vanya soeri pudin gendot ang lem min jam tak pengsuraat somming bar ga jh coba cur si…. Pokoke dagangan AI juga langmut di sodoor sm same loker is dat rusg sem cipi mun of kurs……
Ya many how situsis ziy good opter mw bus pake jak… Dan ga rus by prb…. Thank bease ton A