Ikon Tombol Panah Bawah

Dunia crypto suka banget sama gosip, dan minggu lalu dapat tambahan dari artikel Vanity Fair. Artikelnya yang berjudul “Crypto’s True Believers Demand to Be Taken Seriously,” menampilkan foto-foto mewah tokoh-tokoh penting industri itu. Mereka berkumpul di hotel Nine Orchard di New York dengan pakaian aneh yang harganya lebih mahal dari bayaran KPR lo. Orang di luar crypto pasti mengejek. Sedangkan orang di dalamnya, sambil marahin media, ngetweet kira-kira, “Mereka mikir apa sih ikut foto-foto ginian?”

Memang bener tuh pertanyaan “mikir apa sih?”. Vanity Fair kan jarang bahas crypto, jadi ya gak mungkin tulisannya puja-puji blockchain. Tapi, ini kan Vanity Fair, majalahnya foto presiden dan artis top. Kebanyakan orang, meski bilang benci media mainstream, pasti akan mau ikut foto juga.

Meski judulnya sinis, ceritanya lumayan bagus ngaritain sejarah crypto 17 tahun, dari jaman Satoshi sampai sekarang. Penulisnya juga ngobrol sama orang-orang yang tepat, seperti Olaf Carlson-Wee, nabi Bitcoin awal yang jadi karyawan pertama Coinbase. Ada juga Cathie Wood dari ARK Invest, dan Meltem Demirors, yang datang pakai sweatsuit hitam bertuliskan ‘Believe in Something’ di bagian belakang.

Pedagang miliuner Mike Novogratz juga ikut. Mungkin karena dia yang pinjemin hotelnya, jadi fotonya pakai lengan panjang, nutupi tato koin scam Terra-Luna di lengannya. Danny Ryan dari Ethereum Foundation kurang beruntung; disuruh lepas sepatu buat difoto, mungkin biar keliatan seperti orang suci crypto. Ejekan paling dalam untuk Devin Finzer, yang dianggap orang baru yang cuma cari untung oleh pelaku crypto lama.

Secara luas, artikel ini nanya, dimana tempat orang-orang aneh ini sekarang, saat industri crypto udah dekat sama pemerintahan dan Wall Street? Bisa dibilang, seperti yang diimplikasikan Vanity Fair, mereka adalah bagian dari aristokrasi Amerika yang aneh, terlalu fokus pada gaya hidup dan gak nyambung sama orang biasa yang punya utang kartu kredit dan susah beli rumah.

MEMBACA  Pembuat mobil Barat berisiko bangkrut di China, peringatkan pemilik Jeep Stellantis

Memang ada benarnya. Tapi, kumpulan orang di Vanity Fair (kecuali Finzer) juga mengingatkan pada masa lalu crypto, yang diisi orang-orang unik yang percaya pada sesuatu yang orang lain gak percayai. Seperti kata iklan Apple dulu, mereka adalah “the crazy ones. The misfits. The rebels…” Orang gila yang pikir mereka bisa ubah dunia, ya memang mereka yang biasanya berhasil. Kalau mereka hilang nanti, kita mungkin akan kangen.

Jeff John Roberts
[email protected]
@jeffjohnroberts

BERITA TERDESENTRALISASI

Mastercard setuju beli BVNK, penyedia layanan stablecoin, dengan harga sampai $1.8 miliar. Ini kesepakatan terbesar sejauh ini. Coinbase hampir akuisisi startup London ini tahun lalu tapi urung. (Fortune)

Keputusan Crypto.com PHK 12% karyawan datang setelah Gemini dan Messari juga PHK dan menyalahkan AI—tapi beberapa orang ragu, jangan-jangan ini cuma alesan biar bisnis yang susah keliatan keren. (DL News)

Gemini rugi bersih $140 juta di kuartal empat, banyak eksekutif di-PHK, dan tidak ada rencana bisnis yang jelas. (WSJ)

Kraken katanya tunda rencana IPO sampai kondisi pasar membaik. Perusahaan ini udah ajak draft S-1 bulan November. (Coindesk)

Polymarket sekarang nawarin kontrak buat taruhan apakah harga Bitcoin naik atau turun dalam 5 menit ke depan. Tidak jelas apa manfaat sinyal pasar dari taruhan beginian. (Fortune)

TOKOH UTAMA MINGGU INI

Joseph Bankman dan Barbara Fried, orang tua Sam Bankman-Fried, di luar pengadilan federal Maret 2024.

David Dee Delgado—Getty Images

Penghargaan minggu ini untuk “Barb dan Joe” yang berhasil membujuk CNN buat kasih mereka waktu di TV mengeluh tentang anak mereka yang sosiopat, tanpa menyebut keterlibatan mereka sendiri dalam kejahatannya.

MEME MINGGU INI

MEMBACA  Perusahaan Bersiap Menghadapi Tekanan Harga Saat Tarif Trump Mulai Berdampak

Mark Zuckerberg sudah kabur dari metaverse.

@Polymarket

Mark Zuckerberg matiin lampu untuk kesalahan metaverse-nya yang $80 miliar itu.

Tinggalkan komentar