Perusahaan ride-sharing global Uber baru mengganti CFO mereka untuk ketiga kalinya dalam waktu tiga tahun lebih sedikit.
CFO Prashanth Mahendra-Rajah akan mengundurkan diri pada 16 Februari. Dia akan digantikan oleh Wakil Presiden Keuangan Strategis, Balaji Krishnamurthy.
Mahendra-Rajah akan tetap jadi penasihat keuangan senior untuk CEO Dara Khosrowshahi sampai 1 Juli. Dia bilang dia punya kesempatan baru untuk melayani Amerika.
Khosrowshahi memuji Mahendra-Rajah karena membantu Uber mencapai status investment-grade dan memulai program buyback saham.
Krishnamurthy sudah bekerja di Uber sejak 2019 dan dikenal paham bisnis perusahaan dengan sangat baik.
Perubahan CFO ini terjadi saat Uber fokus pada ambisi mobil otonom dan robotaxi. Krishnamurthy juga duduk di dewan perusahaan AI Waabi, yang baru saja bermitra dengan Uber untuk menambah ribuan robotaxi.
Hasil keuangan Uber Q4 2025 menunjukkan pertumbuhan pendapatan 20%. Tapi panduan untuk Q1 2026 lebih rendah dari perkiraan Wall Street, sehingga sahamnya turun.
Beberapa analis khawatir Uber bisa kehilangan keuntungan jika mobil otonom perusahaan lain seperti Waymo dan Tesla menjadi lebih dominan.
Leaderboard: Fortune 500 Power Moves
- Loek Beckers dipromosikan jadi CFO untuk McDonald’s USA mulai 1 Maret.
- Fernando Castro-Caratini diangkat sebagai CFO sementara untuk Sun Communities, Inc.
- Eric Shultz dipromosikan jadi CFO untuk SIFCO Industries, Inc.
Big Deal
Artikel baru dari Teneo membahas bagaimana musim proxy (pemungutan suara pemegang saham) tahun 2030 di AS akan sangat berbeda, dengan kemungkinan besar menggunakan sistem AI untuk voting.
Going Deeper
Alphabet (perusahaan induk Google) berencana menambah besar pengeluaran modalnya jadi mungkin $185 miliar pada 2026 untuk bersaing di bidang AI.
Overheard
"Josh D’Amaro dan Dana Walden adalah dream team suksesi kepemimpinan di Disney, dibina dari dalam perusahaan." – Jeffrey Sonnenfeld dari Yale.