Gula hari ini naik, dengan kontrak May NY world sugar #11 (SBK26) naik +0.28 (+1.97%) dan May London ICE white sugar #5 (SWK26) naik +11.40 (+2.76%). Gula di London mencapai harga tertinggi dalam 1 minggu.
Harga minyak mentah yang lebih tinggi mendorong pabrik gula dunia untuk meningkatkan produksi etanol, yang mengurangi persediaan gula. Minyak WTI (CLJ26) hari ini naik lebih dari +2%.
Awal bulan ini, harga gula pernah jatuh ke level terendah dalam 5.25 tahun karena kekhawatiran surplus gula global akan berlanjut. Beberapa analis memprediksi akan ada surplus gula global sebesar 2.74 hingga 8.3 Juta Metrik Ton (MMT) untuk tahun tanam 2025/26.
International Sugar Organization (ISO) memprediksi surplus gula +1.22 MMT di 2025/26. Organisasi ini mengatakan surplus didorong oleh peningkatan produksi gula di India, Thailand, dan Pakistan.
Ada tanda-tanda produksi gula di Brasil lebih rendah, yang bisa mendukung harga. Laporan Unica tanggal 18 Februari menunjukkan produksi gula di Brasil Tengah-Selatan turun -36% pada paruh kedua Januari.
Namun, Asosiasi Produsen Gula dan Bio-energi India (ISMA) melaporkan produksi gula India periode 1 Oktober – 15 Maret naik +10.5%. India juga mengurangi perkiraan penggunaan gula untuk etanol, yang memungkinkan mereka mengekspor lebih banyak gula. Pemerintah India sudah menyetujui ekspor tambahan 500.000 MT gula untuk musim 2025/26.
USDA memproyeksikan produksi gula global 2025/26 akan naik +4.6% menjadi rekor 189.318 MMT. Konsumsi gula global juga diperkirakan naik ke rekor 177.921 MMT.