Saat Wall Street coba pulih dari hari perdagangan buruk, investor terus menjauhi Bitcoin dan perak pada hari Kamis.
Pagi-pagi sekali, harga Bitcoin sempat jatuh dibawah $70.000, level yang tidak terlihat sejak November 2024. Di waktu yang sama, investor perak membuang logam mulia itu dengan harga turun sampai 16% setelah dua hari naik.
Penyuka Bitcoin berharap level $70.000 adalah dasar untuk mata uang digital – dan harga memang mulai naik lagi setelah mencapai harga itu sebentar, tapi sebelum jam 7:30 pagi waktu ET, penurunan lanjut, dengan harga mendekati $69.000.
Perak, juga begitu, mengalami kenaikan singkat setelah kerugian terburuknya, tapi sejauh ini tidak bisa pertahankan momentum naik itu. Pada jam 7:45 pagi ET, harga perak turun 13% ke $76.34.
Perak, hanya beberapa minggu lalu, sedang dalam kenaikan rekor, dengan keuntungan 146% di satu titik. Walaupun masih diatas level 1 Januari (hampir tidak), logam mulia ini hampir 35% dibawah posisinya seminggu lalu. Analis bilang sebagian alasan penjualan ini adalah investor spekulatif mengambil opsi, yang secara buatan mendongkrak harga.
Analis sudah peringatkan saat harga naik dulu bahwa perak mirip seperti saham meme contohnya GameStop, tidak ada kaitannya dengan nilai dunia nyata.
Penurunan Bitcoin adalah cerita jangka panjang. Mata uang kripto ini mulai kehilangan nilai setelah mencapai rekor tertinggi diatas $126.000 di bulan Oktober dan tidak tunjuk tanda pemulihan sejak itu. ETF dan Treasury aset digital sudah mundur dari Bitcoin, yang mempercepat penurunannya.
Mundurnya kedua lindung nilai pasar ini terjadi di tengah peningkatan gejolak di Wall Street. Indeks Nasdaq telah jatuh hampir 4% dalam lima hari terakhir, sementara S&P 500 turun sedikit lebih dari 1% dalam waktu itu.
Penjualan itu bisa lanjut hari Kamis. Futures tunjuk semua indeks pasar utama akan buka lebih rendah, dengan Nasdaq diperkirakan turun hampir 1% saat perdagangan mulai.