Dua minggu terakhir, ETF Bitcoin spot yang terdaftar di AS (CRYPTO: $BTC) alami arus keluar dana sebesar $2,26 miliar dollar.
Analis bilang arus keluar ini yang bikin harga Bitcoin susah tembus $80.000 dollar dan sekarang cuma bergerak di sekitar $77.000 dollar.
Akhir pekan lalu, BTC sempat jatuh di bawah $75.000 dollar, turun sekitar 10% dari harga tertinggi barunya $82.500 dollar pada 6 Mei lalu.
Analis nambahin, penarikan dana ETF Bitcoin makin cepet karena imbal hasil obligasi AS dalam beberapa minggu terakhir naik ke level tertinggi sejak 2007 sebelum krisis keuangan global.
Imbal hasil obligasi yang lebih tinggi kurangi minat investor sama aset tanpa imbal hasil kayak Bitcoin.
Investor narik $1,26 miliar dollar dari ETF Bitcoin spot minggu lalu, ini arus keluar mingguan terbesar sejak Januari. Sebelumnya, arus keluar minggu lalu juga $1 miliar dollar.
Sementara itu, komoditas seperti minyak mentah dan tembaga lagi dapet aliran dana spekulatif yang deras karena pasar ngantisipasi gangguan pasokan akibat perang Iran.
Beberapa analis jga bilang, modal spekulatif mulai beralih ke IPO SpaceX bulan Juni mendatang, yang ngerugikan aliran dana ETF Bitcoin.
BTC sempat sentuh rekor tertinggi $126.000 dollar Oktober tahun lalu.