Kenaikan terbaru di pasar saham menghidupkan lagi pola perdagangan yang familiar — tapi tidak semua dari ‘Tujuh Hebat’ ikut serta dalam kenaikan ini.
Indeks Nasdaq Composite (^IXIC) baru saja mencetak kenaikan delapan hari berturut-turut yang jarang terjadi, sementara ETF Roundhill Magnificent Seven (MAGS) mencatatkan keuntungan terbaik selama delapan hari sejak Mei tahun lalu.
Grafik ini membagi pergerakan jadi dua bagian: penurunan dari 27 Februari sampai 30 Maret, yang terjadi saat awal perang AS-Iran, dan pemulihan dari titik terendah tanggal 30 Maret, yang semakin kuat saat harapan gencatan senjata tumbuh.
Tapi, secara detail, pemulihan ini membagi Mag 7 jadi dua kubu. Saham Amazon (AMZN), Nvidia (NVDA), Alphabet (GOOGL), dan Meta (META) melonjak dari titik terendah akhir Maret, sementara saham Tesla (TSLA), Microsoft (MSFT), dan Apple (AAPL) tertinggal.
Meta adalah kasus spesial. Sahamnya naik keras dari titik rendah, tapi tidak seperti Amazon, Nvidia, dan Alphabet, harganya masih belum sepenuhnya kembali di atas level sebelum perang.
Tesla bahkan lebih mencolok. Itu satu-satunya saham dalam grup yang turun di kedua periode itu, dan turun 13% selama seluruh rentang waktu tersebut.
Kenaikan terbaru ini mengajarkan pelajaran yang sudah dipelajari investor lebih dari setahun: label “Mag 7” memang berguna untuk sesaat, tapi bukan realitas pasar yang bertahan lama. Pada kenyataanya, saham-saham ini tetap bercerita tujuh kisah yang berbeda.
Jared Blikre adalah editor pasar global dan data untuk Yahoo Finance. Ikuti dia di X di @SPYJared atau email ke [email protected].