Jim Cramer tidak berbelit-belit soal masalah kredit privat.
Komentator pasar veteran dan mantan manajer hedge fund ini menulis di X.com akhir pekan lalu dengan pesan yang berisi penenangan dan peringatan bagi siapa saja yang terpapar pasar kredit privat yang semakin tertekan.
Argumennya sederhana: tidak seperti krisis finansial 2008, di mana aset hipotek dasarnya tidak berharga dan tidak ada jalan keluar yang bersih, situasi saat ini punya solusi — tapi hanya bagi yang mau menerimanya.
Perbedaan utamanya, menurut Cramer, adalah sebagian besar perusahaan di dalam portofolio kredit privat pada dasarnya adalah bisnis yang sehat. Mereka solven dan beroperasi. Artinya ada jalan keluar — asalkan investor mau menerima beberapa kerugian di prosesnya.
Jangan Lewatkan:
“Tidak seperti krisis perumahan/hipotek tahun 2007-8, ada solusi untuk situasi kredit privat: terima saja kerugiannya,” tulis Cramer. “Sebagian besar perusahaan itu solven, jadi jual saja, terima beberapa kerugian. Jangan sampai Mati!”
Ini pesan khas langsung dari seseorang yang tak pernah dituduh merendahkan masalah. Tapi di balik gaya khas Cramer ada poin yang perlu dipertimbangkan: risiko terbesar untuk investor saat ini mungkin bukan menerima kerugian — tapi tidak melakukan apa-apa sama sekali.
Pasar kredit privat mendapat tekanan yang makin besar dalam beberapa pekan terakhir karena suku bunga naik, likuiditas ketat, dan lingkungan penghindaran risiko yang lebih luas yang bersama-sama memeras bagian keuangan yang berkembang pesat di era uang mudah.
Oaktree Capital Management memilih untuk memenuhi semua permintaan penebusan, mewakili 8,5% dari dana kredit privatnya untuk kuartal pertama. Oaktree Strategic Credit Fund (OSC) berencana membeli kembali sekitar 13,9 juta saham, mewakili 6,8% dari saham beredarnya, lapor Reuters.
Trending: Kamu Sudah Menabung untuk Masa Pensiun — Tapi Apa Kamu Tahu Apa yang Akan Kamu Simpan Setelah Pajak?
Menanggapi lingkungan pendapatan saat ini, yang ditandai suku bunga lebih rendah dan spread kredit ketat, dana itu juga memutuskan menyesuaikan dividen bulanannya dari 18 sen menjadi 16 sen per saham. Dana itu menyebut kebutuhan menjaga likuiditas sebagai alasan pengurangan dividen, menggema sentimen bahwa “tidak ada makan siang gratis,” seperti diutarakan dalam surat kepada pemegang saham yang merujuk ekonom Milton Friedman.
Cerita Berlanjut
Sementara itu, Morgan Stanley membatasi penebusan setelah investor berusaha menarik hampir 11% saham dari North Haven Private Income Fund-nya dan JPMorgan Chase & Co. telah mulai membatasi pinjaman ke perusahaan software di dana kredit privatnya. BlackRock Inc membatasi penarikan dari HPS Corporate Lending Fund senilai $26 miliar setelah permintaan penebusan melonjak ke 9,3% dari nilai aset bersih dana.
Tidak seperti pasar publik di mana posisi bisa ditutup dalam hitungan detik, kepemilikan kredit privat lebih sulit dijual, kurang transparan, dan sering tidak likuid — yang justru membuat saran Cramer masuk akal tapi sulit dilakukan.
Ada banyak komentar bolak-balik dari pemimpin di sektor kredit privat tentang apakah sektor ini benar-benar dalam masalah, dengan beberapa menyatakan kredit privat masih kuat.
Lihat Juga: Startup Ini Pikir Mereka Bisa Menemukan Roda Kembali — Secara Harfiah
Fidelity Investments percaya kredit privat tetap menjadi “kelas aset yang menarik” meski ada berita-berita terbaru, kata perusahaan itu dalam pembaruan pasar privat terkininya.
Hamilton Lane mengatakan mereka tidak percaya ada gelembung kredit privat dalam ikhtisar pasar 2026 terkininya.
“Dengan meningkatnya modal yang tersedia, dengan peningkatan pangsa pasar, dengan pemberitaan terus-menerus tentang tekanan pada kredit privat, pengamat biasa akan mengira hasil dan spread kredit privat di atas pinjaman tersindikasi luas sedang runtuh. Itu akan menjadi asumsi yang sangat salah,” tulis Hamilton Lane.
Firma manajemen investasi pasar privat itu mencatat bahwa “tidak ada tanda-tanda tekanan” dalam hal spread atau imbal hasil, relatif terhadap pinjaman tersindikasi luas.”
“Kredit privat tidak dalam gelembung. Jika tidak berada di Zaman Keemasannya, ini berada di Zaman Peraknya,” simpul Hamilton Lane.
Baca Selanjutnya: Temukan Bagaimana AI Dapat Mengubah Ide Investasimu Menjadi Aset yang Dapat Diperdagangkan — Lihat Bagaimana
Foto: s_bukley dari Shutterstock
Selanjutnya: Ubah tradingmu dengan ide dan alat pasar unik dari Benzinga Edge. Klik sekarang untuk akses wawasan unik yang bisa membuatmu unggul di pasar kompetitif saat ini.
Dapatkan analisis saham terbaru dari Benzinga:
Artikel ini Cramer Punya Pesan Blak-blakan Buat Siapa Saja yang Memegang Kredit Privat: ‘Jangan Sampai Mati!’ muncul pertama kali di Benzinga.com