Kakak-kakak dari Lineage bilang hari Rabu kalau pasar gudang suhu terkendali mulai stabil. Setelah tadinya kelebihan pasokan gara-gara pandemi. Perusahaan yang berbasis di Novi, Michigan ini bilang kalau stok makanan pelanggan mereka udah balik ke level yang lebih normal, meskipun agak lebih ramping.
Lineage (NASDAQ: LINE) melaporkan kerugian bersih $51 juta untuk kuartal pertama hari Rabu sebelum pasar buka. Adjusted funds from operations (AFFO) 78 sen per saham, turun 8 sen dibanding tahun lalu.
Pendapatan bersih konsolidasi $1,3 miliar naik kurang dari 1% year-over-year dan sedikit di bawah perkiraan analis sebesar $1,32 miliar. Penurunan 17% volume kontainer bikin pendapatan drayage jadi negatif selama kuartal ini.
“Di kuartal pertama, kita kasih hasil yang lebih baik dari ekspektasi sambil nge-handle lingkungan operasi yang sangat dinamis,” kata Presiden dan CEO Lineage, Greg Lehmkuhl. “Kita lihat lagi tren bisnis inti hampir sama dengan pola musiman biasanya, ini makin ngejakin kalo industri lagi stabil.”
Tabel: Indikator kinerja utama Lineage
Perbandingan gudang yang sama, okupansi fisik 76,4% di kuartal ini. Turun 30 basis poin dari tahun lalu dan 290 basis poin dari kuartal sebelumnya. Okupansi biasanya turun 300 bps dari kuartal empat ke kuartal satu.
Pallet throughput turun 3% year-over-year, tapi pendapatan penyimpanan per pallet naik 2%. Metriknya naik 2% dan flat dari kuartal empat. Perusahaan bilang mereka lagi dalam jalur untuk ningkatin harga bersih 1%-2% tahun ini, dan 70% dari pendapatan mereka udah di-price kambali.
Manajemen bilang ruang penyimpanan dingin baru tumbuh 15% dari 2021 sampai 2025, semenatra permintaan cuma naik 5%. Jadi pasar kelebihan pasokan sekitar 10%. Tapi kapasitas anyar yang bakal datang diperkirakkan kurang dari 2% dari pasar tahun ini dan taun depan. Mereka bilang tekanan harga cuma terjadi di 15% pasar AS yang masih dianggep kelebihan bangunan.
Adjusted EBITDA $314 juta naik 3% dari tahun lalu, dengan marjin adjusted EBITDA naik 70 bps ke 24,2%. Perusahaan sekarang lagi bangun 22 fasilitas, yang bakal nambah $150 juta EBITDA tahunan. (Lineage lapor $1,3 miliar adjusted EBITDA di 2025.)
Lineage ngulang lagi panduan EBITDA tahun penuh $1,25 miliar sampai $1,30 miliar, dan AFFO per saham $2,75 sampai $3,00.
Lineage kelola lebih dari 500 fasilitas dengan 3,1 miliar kubik kaki ruang simpan di Amerika Utara, Eropah, dan Asia-Pasifik. Mereka juga kasih jasa freight forwarding, customs brokerage, drayage (ugh.. kayaknya kurang) dan truk transportasi.