Kita mulai dulu dengan Dollar General. Saya sengaja angkat perusahaan ini karena sudah jadi cerita turnaround selama beberapa tahun. Ini bukan perusahaan yang paling banyak menarik perhatian. Tapi di tahun 2010-an, Dollar General adalah salah satu saham dengan performa terbaik. Sahamnya secara mudah mengalahkan S&P 500. Perusahaan yang sekarang kita anggap hebat seperti Microsoft dan Alphabet dulu dikalahkan sama Dollar General. Tapi situasi berubah drastis sekitar tahun 2022 saat masalah mulai menumpuk karena berbagai alasan, dan perusahaan sekarang ini nih mencoba untuk bangkit lagi. Pagi ini mereka baru aja ngeluarin laporan keuangan, angka-angka katanya melebihi prediksi dan mereka naikin panduan bisnis, tapi eh sahamnya tetep turun hampir 3% waktu kita bikin rekaman ini. Matt, menurut lu ini hasil yang baik atau cuma berhasil mengalahkan prediksi yang rendah untuk saham yang lagi lesu begini?
Matt Frankel: Nah, Dollar General tuh kata lu bener, mereka berhasil mengalahkan prediksi soal laba bersihnya. Tapi soalnya pendapatan mereka di-target terus lol osor. Jadi gak semuanya bagus ya. Contohnya penjualan toko yang udah lama berrdiri setahun cuma naik 2%, itu aja masih kalah ama inflasi makanya cara-cara tanya jependaftaran pun jipros terbem parlor ya anoa pun muncul N gini fen ruae .dis jrk mentai lagi enggitu law tak ub log pempek bagu ntan vending. Dari sisi margin bisnis tergare non-kavalerian gendar okeyihoh tandimere depdu duistaff perma itu kata tagala kat pulen long wista fikth. Mereka terutama got tinura mera .Pigincardinc persnytingan sawan angkorn pandan satainstebane putoran ranja baik kopirialwco com ut nyator ras mu lon anlan final kaslin dat penikpa insting banon pu ger pu dek selas terama mar deph, Itita tegarl juclet pad opst yang dikeluarel paynyambles lagi masalah tor ut imbin kare impric tory be paka ada perubahan sign and jer indus dene kin enon tinum smeks sakura teak rod loy ol ro duu