CEO Adobe Mengundurkan Diri Setelah 18 Tahun, Tekanan untuk Sukseskan AI Kian Meningkat

Adobe sedang mencari pemimpin baru. Ini karena CEO Shantanu Narayen bilang dia berencana mundur setelah 18 tahun memimpin.

Narayen mengumumkan dia akan turun setelah pengganti ditemukan. Dia akan tetap jadi ketua dewan direksi.

“Dalam bulan-bulan mendatang, saya akan bekerja sama dengan Frank Calderoni dan dewan direksi untuk mencari pengganti saya dan memastikan transisi yang lancar,” kata Narayen dalam memo ke karyawan.

Pada hari Kamis, Adobe melaporkan hasil keuangan kuartal pertama tahun 2026. EPS mencapai $6.06, lebih tinggi dari perkiraan analis. Pendapatan mencapai $6.4 miliar, juga lebih tinggi dari ekpektasi. Penjualan naik 12.1% dari tahun lalu.

Pendapatan dari produk berbasis AI naik lebih dari tiga kali lipat, kata Narayen. “Misi kami untuk memberdayakan semua orang menciptakan peluang besar di era AI,” ujarnya.

Perusahaan mencatat pertumbuhan pendapatan langganan 13% dan arus kas sebesar $2.96 miliar, kata CFO Dan Durn. “Dengan kemampuan AI di bidang kreativitas dan produktivitas, Adobe siap untuk pertumbuhan yang menguntungkan,” katanya.

Untuk kuartal kedua, Adobe memperkirakan pendapatan antara $6.43 miliar dan $6.48 miliar. Ini lebuh tinggi dari ramalan analis, menurut data LSEG.

Meskipun hasil kuartal pertama bagus, panduan untuk kuartal depan hanya sedikit melebihi perkiraan. Saham Adobe turun sekitar 1.43% setelah pengumuman pergantian CEO ini.

Kepergian Narayen terjadi saat ada perdebatan di Wall Street tentang AI. Beberapa investor khawatir AI bisa mengurangi permintaan untuk perangkat lunak tradisional. Ada penjualan besar-besaran di saham SaaS dan cloud bulan Februari lalu.

“Era kreativitas berikutnya sedang ditulis sekarang—dibentuk oleh AI dan cara kerja baru,” kata Narayen dalam memo-nya. “Adobe tidak pernah menunggu masa depan. Kami memimpinnya. Kepercayaan terbesar saya bukan cuma teknologi, tapi orang-orang kami.”

MEMBACA  iPad terbaik namun membutuhkan perangkat lunak baru

Narayen gabung Adobe tahun 1998. Dia jadi CEO sejak Desember 2007.

Dalam 28 tahun, perusahaan berkembang dari 3,000 karyawan jadi lebih dari 30,000. Pendapatan naik dari kurang dari $1 miliar jadi lebih dari $25 miliar.

Beberapa CEO mendukung Narayen. Satya Nadella dari Microsoft menulis di X bahwa Narayen “membangun salah satu perusahaan perangkat lunak terpenting di dunia.”

“Saya selalu kagum dengan empati yang kamu bawa dalam proses kreatif dan contoh yang kamu berikan sebagai pemimpin,” tambah Nadella. “Terima kasih untuk persahabatan dan bimbinganmu.”

Adobe belum mengumumkan jadwal untuk memilih pengganti Narayen.

Tinggalkan komentar