Robinhood Markets (HOOD) tidak beroperasi di lingkungan fintech yang mudah saat ini. Trader ritel sangat hati-hati, volume perdagangan crypto sudah menurun, dan sahamnya telah turun 23% nilainya sejak awal tahun. Investor punya sikap “risk off”, lari ke sektor aman seperti energi dan semikonduktor sementara tinggalkan saham pertumbuhan seperti Robinhood di level terendah bertahun-tahun. Sekarang, Ark Invest milik Cathie Wood malah menambah posisi, membeli 182.641 saham senilai sekitar $12,74 juta minggu lalu, padahal pasar luas terlihat tidak peduli.
Itu bukan sinyal beli otomatis, tapi ini menambah keyakinan untuk saham yang butuh kabar baik. Pertanyaan penting untuk investor adalah apakah Wood melihat titik balik nilai yang dilewatkan pasar lainnya, atau ini cuma kasus mencoba menangkap pisau jatuh.
Meski ada penurunan baru-baru ini, saham HOOD punya perjalanan liar, naik sekitar 98% dalam setahun terakhir. Kenaikan ini datang bersamaan dengan profitabilitas rekor dan ekspansi diluar cuma layanan broker.
Dari sisi valuasi, saham Robinhood terlihat sangat overvalued dibandingkan dengan perusahaan sektor keuangan tradisional. Robinhood punya kapitalisasi pasar sekitar $71 miliar. Saham HOOD diperdagangkan pada price-to-book ratio sekitar 7 kali, jauh lebih tinggi dari median sektor 1,3 kali. Itu menunjukan pasar masih memberi harga untuk trajektori pertumbuhan kuat, dan ini tinggal sedikit ruang untuk kesalahan eksekusi. Di pasar dimana investor lari dari saham pertumbuhan mahal, premium ini adalah alasan besar saham ini seperti pisau jatuh.
Di satu sisi, Robinhood adalah platform raksasa dengan lebih dari 25 juta akun berdanai dan merek yang disukai investor muda. Di sisi lain, bisnisnya sangat terkait dengan volatilitas pasar dan sentimen crypto, dua hal yang terkenal sulit diprediksi.
Ini penting karena saham HOOD sudah dihukum oleh momentum bearish. Jika taruhan Wood berdasarkan pertumbuhan dasar perusahaan yang kuat dan pipeline produk baru, bukan cuma kenaikan perdagangan jangka pendek, itu sinyal peluang jangka panjang.
Cerita Berlanjut
Tapi, penting untuk tidak berlebihan menyatakan kerusakan jangka dekat. Kuartal terakhir Robinhood bukanlah kejutan besar ataupun bencana. Di kuartal empat 2025, pendapatan bersih sebesar $1,28 miliar, naik 27% year-over-year (YOY), sementara total pendapatan bersih untuk setahun penuh melonjak 52% jadi $4,5 miliar.
Itu jelas pertumbuhan yang mengesankan, apalagi kalau pertimbangkan pertumbuhan pendapatan forward 22%, yang jauh lebih cepat dari median sektor 8%. Profitabilitas juga bukan masalah disini. Margin pendapatan bersih perusahaan ada di level sehat 42%, jauh lebih tinggi dari median sektornya.
Robinhood masih mesin pertumbuhan yang berfungsi dengan kapasitas keuangan untuk investasi besar di masa depan, meski momentum sahamnya negatif.
Cerita yang lebih besar adalah apa yang Robinhood bangun selanjutnya. Di tahun 2026, perusahaan akan luncurkan produk baru untuk perdalam keterlibatan dan tumbuhkan pendapatan.
Ini termasuk peluncuran Robinhood Legend untuk trader aktif dan Cortex, sebuah alat AI untuk riset. Robinhood juga berekspansi ke futures, opsi indeks, dan perbankan, sambil masuk lebih dalam ke pasar internasional. Akhirnya, perusahaan sedang kerjakan ide baru seperti Robinhood Chain dan fitur sosial agar pengguna lebih terlibat di platform.
Tujuan CEO Vlad Tenev sederhana: ubah Robinhood jadi aplikasi keuangan lengkap, bukan cuma platform trading, dan tangkap lebih banyak aktivitas keuangan pengguna.
Wall Street agak terbelah soal Robinhood, tapi tren revisi baru-baru ini jelas negatif. Dalam tiga bulan terakhir, analis buat 16 revisi turun untuk estimasi EPS dibandingkan cuma dua revisi naik. Ini menunjukan, meski cerita jangka panjang tetap, ekspektasi jangka dekat sedang direset lebih rendah.
Goldman Sachs beri peringkat “Buy” untuk saham HOOD dan baru turunkan target harga 12 bulan ke $111 dari $130. Firma ini percaya perusahaan punya metrik keterlibatan yang kuat meski ada volatilitas baru-baru ini di aset baru bersih.
Morgan Stanley lebih hati-hati. Firma ini kasih peringkat “Equal Weight” dan target $95, catat bahwa meski roadmap produk mengesankan, tantangan jangka dekat di crypto dan deposit bisa batasi kenaikan saham. Sementara itu, Bank of America agak lebih optimis, baru naikkan targetnya ke $122.
Secara keseluruhan, Robinhood punya konsensus peringkat “Moderate Buy”. Rata-rata target harga ada di $105,73, yang artinya potensi kenaikan sekitar 21% dari harga saham HOOD hari ini. Analis lihat potensi kenaikan nyata jika strategi ekspansi Robinhood dapat daya tarik, tapi sahamnya perlu buktikan bisa atasi momentum negatif dan justifikasi valuasi premium itu.
Pada tanggal publikasi, Nauman Khan tidak punya (baik langsung ataupun tidak langsung) posisi di sekuritas manapun yang disebut di artikel ini. Semua informasi dan data dalam artikel ini hanya untuk tujuan informasi. Artikel ini pertama kali diterbitkan di Barchart.com