Catat Tanggalnya,Para Investor Saham Jeruk Nipis: 1 Juli Adalah Momen Penting Anda!

IPO lain akan masuk ke Wall Street, tapi yang satu ini punya banyak kejutan yang bikin investor penasaran. Tahun 2026 sudah penuh dengan daftar perusahaan baru, tetapi perusahaan teknologi kecil sering kesulitan bersaing dengan perusahaan besar untuk mendapat perhatian.

Sekarang, ada satu pesaing baru yang siap maju. Neutron Holdings ingin mencoba peruntungannya, dan perusahaan ini datang dengan skuter bukan ikut-ikutan tren kecerdasan buatan (AI) yang terbaru.

Lime, nama yang lebih dikenal, adalah perusahaan penyewaan skuter listrik dan sepeda elektronik. Mereka akan listing di Nasdaq pada Rabu, 1 Juli, dengan kode saham LIME. IPO ini akan menunjukkan apakah investor masih punya tempat di portofolio mereka untuk bisnis berbasis perangkat keras dengan margin rendah yang mengandalkan skuter bersama.

Tentang Lime
Lime berbasis di San Francisco, California, memulai perjalanannya tahun 2017. Sekarang, Lime menjadi perusahaan mikromobilitas bersama terbesar di dunia, menawarkan persewaan jangka pendek yang terjangkau melalui skuter dan sepeda listrik.

Yang membedakan Lime adalah mereka tidak banyak menggunakan pihak luar. Perusahaan ini membangun bisnis dengan model terintegrasi vertikal yang menggabungkan perangkat keras, perangkat lunak, data, operasi berbasis teknologi, dan keahlian hubungan dengan pemerintah. Pendekatan ini memberi Lime kontrol lebih besar terhadap umur kendaraan, kemudahan perbaikan, serta keselamatan pengendara.

Lime juga punya keunggulan lewat kemitraan jaringan, terutama kemitraan eksklusif dengan Uber Technologies (UBER). Per 31 Desember 2025, jaringan ini mencakup sekitar 230 kota di 29 negara, dan di tahun 2025 saja, hampir 19 juta pengguna telah mencobanya.

Di Balik IPO
Lime mendaftarkan pernyataan S-1 ke SEC pada Jumat, 8 Mei, lalu meluncurkan roadshow pada 22 Juni. Penawaran ini mencakup 6.679.791 saham biasa perusahaan. Pemegang saham yang menjual dalam prospek juga akan menjual total 276.731 saham biasa.

MEMBACA  Krisis Ekonomi Melanda Pedesaan Amerika Serikat akibat Jatuhnya Harga Hasil Tani

Lime memperkirakan harga IPO antara $24 dan $26 per saham. Dengan acuan tengah $25 per saham, perusahaan memperkirakan dan bersih sekitar $141,6 juta. Angka ini bisa naik menjadi sekitar $165,8 juta jika penjamin emisi menggunakan opsi untuk membeli semua saham tambahan.

Goldman Sachs, J.P. Morgan, dan Jefferies akan memimpin penawaran ini. Evercore ISI, Citizens Capital Markets, KeyBanc Capital Markets, Needham & Company, dan William Blair akan menjadi penjamin emisi tambahan.

Hubungan dengan Uber
Tidak mungkin bicara tentang Lime tanpa menyebut Uber, dan hubungan keduanya sudah berlangsung lama. Wayne Ting, CEO Lime saat ini, pernah menjadi Kepala Staf untuk CEO Uber Dara Khosrowshahi, dan hubungan itu akhirnya berkembang menjadi lebih besar.

Uber berinvestasi di Lime pada tahun 2018 sebelum menambahkan penyewaan Lime ke aplikasi Uber. Kemitraan ini makin kuat pada tahun 2020 setelah Uber memimpin putaran investasi senilai $170 juta, yang juga mentransfer seluruh bisnis sepeda dan skuter listrik Uber ke Lime, memberikan dorongan besar.

Kemitraan ini semakin berharga seiring waktu. Uber menghasilkan 14,1% pendapatan Lime pada 2023, naik menjadi 15,8% pada 2024, lalu kembali ke 14,3% pada 2025. Untuk tiga bulan hingga 31 Maret, Uber masih menyumbang sekitar 14% pendapatan.

Angka-angka itu menerminkan bahwa Uber punya dua peran sekaligus. Uber adalah mitra distribusi terbesar Lime dan juga salah satu pendukung utama di pasar publik. Uber saat ini memiliki 24,4% saham Lime dan berencana investasi hingga $20 juta di IPO ini, mewakili sekitar 11,5% dari penusahaan.

Kinerja Keuangan
Lime terus menjaga pendapatan naik. Pendaptana naik dari $522 juta pada 2023 menjadi $686,6 juta pada 2024, lalu mencapai $886,72 juta pada 2025. Pertumbuhan 29% pada 2025 menunjukkan permintaan mobilitas bersama terus meningkat meski beberapa pesaing gagal dan bangkrut.

MEMBACA  Bitcoin Anjlok di Bawah $70.000, Sentuh Level Terendah Sejak April

Laba kotor juga mengikuti tren naik, dari $281,1 juta di 2024 menjadi $345,4 juta di 2025. EBITDA yang disesuaikan meloncat 42% menjadi $218,1 juta, dan laba operasional tercatat $70,4 juta. Angka ini menunjukkan perusahaan telah memperketat model operasinya, bukan hanya menambah banyak kendaraan.

Namun, laba bersih tidak begitu bagus. Kerugiian bersih melebar menjadi $59,3 juta, naik dari $33,9 juta di 2024, dengan depresiasi, beban bunga, fluktuasi mata uang sehingga perubahan nilai obligasi konversi menggerus angka operasional.

Neraca keuangan juga menambah masalah lain. Per 31 Maret, Lime memiliki sekitar $261,3 tunai, sementara harus membayar pokok pinjaman obligasi konversi diamankan sekitar $845,8 juta dalam 12 bulan depan. Angka itu tidak seimbang dengan sendirin1a.

Manajemen Lime jujur bahwa hal ini menhebbskan keraguan soal kemampuan perusahaan untuk lanjut setidaknyIva setahun ke depanjA jika IPO gagal. Tanpa IPO, Lime harus mencari pendandJN baru pinjKai tEtTahk 74Papa Notes tah hun (Gbl07Not2021/No Ita true… .)

Yang Harus Diperhatikan Investor
Lime berencana menggunakan uang dari IPOuntuke menmnikkolal sumber dán a mencari lobhaaan… Tuk baETa Xpo diahk 26 = Pe laP .. IPol; banyak bagtan =… .

(Jelas anpa ha6riso… pada harga $213 lebih ren h2 dan ke Xpot3 atas18 trinita final harg99: HaiAkAt EkonMik4.25,85,…?)

___2mist__ke_chRist10 bOT –L perorangan / orisan, article+in: Pada TahhA ika26-1 pAk:tan b). sD23 N BIni pake3 Re8K D/ ko3de final g3lo. C Ek tDanIaDi fT, in2025 AtAliO ni H(06)% D q Peratama. NPa ada PelT 84 atO7:)) Tny30: I sbl H30 D,… … ti2: |

Tinggalkan komentar