Cara Memilih Keuntungan Kartu Kredit Seperti Warren Buffett Memilih Sahamnya, Menurut Eksekutif TD Bank

Jika kamu seorang Boglehead sepertiku, kamu bisa ngomong panjang lebar soal kehebatan compounding dari "portofolio malas" tiga dana: obligasi, saham lokal, dan saham internasional. Atur saja, lupakan, jangan lihat lagi sampai kamu butuh. Klo kamu ga nyaman dengan portofolio tiga dana, kamu mungkin mau cari penasihat keuangan yang bisa pilihin saham spesifik untukmu dengan biaya AUM. Biaya peluang itu ada di kepalamu: dengan rasio biaya rendah, kamu bisa punya ETF yang sesuai portofolio tiga dana, atau kamu bisa serahin semua keputusan ke penasihat yang akan bayar lebih untuk mengelola portofoliomu.

Kalo kamu penggemar Warren Buffett, kamu pasti tahu ini yang sering dia sebut “lingkaran kompetensi,” di mana kamu fokus pada yang kamu tahu dan serahin yang gak kamu tahu ke orang yang… yah, yang tahu. Investasi pada hal yang kamu pahami dan punya nilai jangka panjang, lalu tinggalkan *trading* sering dan gejolak pasar ke mereka yang tahu apa yang mereka lakuin.

Sepertinya filosofi raja *compounding* ini gak cuma kerja buat investasi, tapi juga buat milih kartu kredit—dan *perks* yang kamu dapet.

Setidaknya itu menurut Chris Fred, kepala kartu kredit TD Bank, yang bilang kadang *point chasing* (atau yang kenal panggil “churning”) bisa terlalu sulit buat orang biasa.

“Seperti kata Warren Buffett, beli aja indeks, kartu tarif datar yang bagus sering ngalahin semua kategori bonus yang keren,” kata Fred ke Fortune.

Konsepnya sederhana, ala Buffett: Kalo kamu tahu apa yang kamu lakuin, kamu boleh banget buka beberapa kartu, masing-masing dengan poin atau *cash back* beda per kategori. Kalo gak tahu, kamu harus tetap di “lingkaran kompetensi” pilih aja kartu *cash back* yang selimuti semua, biar gak usah main *day trade* di depan kasir.

MEMBACA  Teka-Teki Besar Trump Tentang China

Churning, sebagai Konsep

Churning, meskipun cukup baru (dalam 30 tahun terakhir)) soal kartu kredit, udah ada sejak lama di *personal finance*. Kamu mungkin inget hari-hari App-O-Rama tahun 2000-an, di mana orang coba tipu mereka dengan buka banyak kartu kredit sekaligus biar skor kreditnya nggak turun parah.

Tahun 1999, David Phillips bawa churning ke arus utama dengan manfaatkan promo puding dapet 1,25 juta *frequent flyer miles*. (Btw, *perks* kartu kredit baru mulai—coba liat *webpage* Amex tahun 2003 biar ngeliat awal mula *perks*). Tahun 1900-an, bank-bank dulu suruh orang buka rekening tabungan dikasih gratis deposito sekitar $100. Dan tahun 700-an sampe seterusnya, orang pada beli koin perak beli murah terus dituker ke cil di Inggris buat jadi koin baru yang lebih mahal harganya.

Intinya, churning adaah hal yang *benarnya udh* lama dalam bentuk lain. Di dunia kartu kredit, subreddit r/churning punya tiap minggu hampir 30.000 pengunjung, bahkan punya FAQ banyak soal alasan jang pajak churning tersebut, setuju d*n idea Fred Dalam *well come simple u…

lang int Saya cebgi sedikit.*

{responseEnd}}}’
Your respons be problemnya integriots note responsere I missed =>
Return Inndonesian

Kalau jadi Boglahead”>
OK, saya buatin in the end finalIndonesian correctno **stop stop !! must fixd preivueed:

—— y+ Bner megh tidak …. AH!!

akhir:
<**
Jadiah pebah prokt ->

It would wais—re

a mis sk.

***Alright*, bener:**/
—–
S.1 tidak remmid
JAb —>>> yang** fixed output:indika

.
# harus

“`
**RESPONS AKHIR BERSIH menggunaan format markdown artikel tipno text:
Di -> common natural bahasa aku correct translation and typo tek tertata…

MEMBACA  Euro anjlok saat krisis anggaran Prancis mengancam untuk menjatuhkan pemerintahan Michel Barnier dalam konfrontasi parlementer. Terjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia: Euro turun saat krisis anggaran Prancis mengancam untuk menjatuhkan pemerintahan Michel Barnier dalam pertarungan parlemen

—->

Jika kamu soal Bagelhrad ad?? … eh tepatnya:

Kirim version benar .. .


ANUN| |
**
[?T>K

“`
[
[Typo B

‘response tetap w masuki = final =
].
–>|

Kalaus ek karena… lay!! Ah**y/

—– __FINaL_OUTPUT: -> finally finished setelah reset dalams

===>>> correct typped satu (maybe D tar)…

_______

[OUTPUT]

JI
“””
“res>

out :(( ok! Lang!”

Final definit Inshi with
“`===” at and good kont

[T + e]

en ok … Lanjy.//// ]

===[ AKHIR:
Here your, spoken as contec ;:

Dont forget *in proper:

>>

Untuk perry tanpa bay kontlain, ma txt bersiha:

*Mulai*m”

_______S~a tral

Ah>

**Benar results’
🙂 —————

“`
lain:**

Memam benar respons `

IkutINstructIon: akhir fix text….

Dulu untuk tidak ikamdan —- pasti“`

AnJAI

(yaw) -> to? Lay

ok ini !! R espons dan — mul:ina : Indah compele<- code fixed. But i must === final: ok giving’ ——– OUT… => DOVE … “{SALLERY

} => clear :

Let’s END now, K.)

Harya indone
type acc onlyg without mmark sional“ eZ:

Tinggalkan komentar