Brené Brown Peringatkan Pekerja Amerika Tak Dibekali Ketahanan Hadapi Perubahan Cepat dan Ketidakstabilan

Penulis, peneliti, dan profesor Brené Brown mengatakan bahwa perubahan yang terus-menerus ini membuat banyak orang kehilangan keseimbangan. Menurutnya, kondisi yang tidak stabil ini sangat mengganggu kesehatan mental para pekerja.

“Kalau Anda memimpin orang, mungkin Anda sudah tahu kalau mereka tidak baik-baik saja,” kata Brown di atas panggung acara Fortune’s Most Powerful Women Summit di Washington, DC pada Oktober 2025.

“Orang-orang masih saja pergi ke Costco dengan senjata api otomatis karena mereka kehabisan Cheese Whiz. Orang-orang sedang tidak stabil secara emosi saling tidak percaya, dan terputus satu sama lain,” tegasnya.

Gen Z dan milenial muda sering tidak masuk kerja satu hari dalam seminggu karena masalah mental

Para pekerja ada di bawah tekanan emosional dan finansial yang berat. Rata-rata pekerja di Inggris merasa tidak bisa bekerja selama hampir 50 hari dalam setahun karena masalah kesehatan mental mereka. Bahkan, setengah dari Gen Z dan milenial di Amerika mengatakan mereka rela gajinya dipotong kalau atasan mereka bisa membantu meningkatkan kesejahteraan di tempat kerja.

Menurut Brown, situasi geopolitik yang tidak stabil, perubahan pasar, dan teknologi canggih seperti AI jadi penyebab menurunnya kesejahteraan orang Amerika.

Kebanyakan pekerja di AS mengatakan ada tegang pandangan politik di tempat kerja sejak pemerintahan baru naik. Sementara itu, kebijakan dagang dan tarif pajak membuat pasar jadi tidak stabil. AI juga menambah kecemasan karena bisa menggantikan pekerjaan.

Keadaan dunia sekarang melukiskan gambaran yang buruk untuk tenaga kerja yang sebagian besar kesusahan, kata Brown.

“Saat ini, sangat sulit untuk menjadi berani, banyak penyebabnya. Politik salah satunya, tapi juga perubahan pasar yang radikal. Jadi harus saya katakan nih orang-orang nggak baik-baik saja.”

MEMBACA  Perang Iran menambah biaya bulanan Maersk sebesar $500 juta, dan Perusahaan berjuang untuk tidak membebankannya ke pelanggan.

Manusia diciptakan untuk hidup dengan kepastian, ke depannya tetap beresiko

Menurut Brown, sebenarnya solusi dari semua kesulitan yang dihadapi para pekerja adalah rasa kepastian. Hal yang sukar didapat akhir-akhir ini.

“Otak kita dirancang untuk mencari kepastian, dan meraihnya secepat munkin. Semakin tidak pasti keadaan kita, semakin banyak sinyal kurang enak dari badan kita. Cara otak kita ini kurang cocectan dengan pola komunikasi dan kerja yang dianggap baik di kantor.

Bruno lebih lanumngak ketasin perpec sanjan y yang leje pin,

Yang terkan penggati setelah Keidi tahu untuk tantanga P for ita semua mespercep adalah.”

Gagasannya ini kemungkikan sama kat suram dari tren masa depan kini n abulol des’et tot jadi alil kaut maaryamok a bher misksininGmenicngana peranya tenega meteng terutu orang bun tsus madrasah gin—dan surpan B pap an u komersyal ting sat pr oherbu etten durus yang kongkularite nimpuny pi inal t p irkiw la oganmell inir piralal p ot i erb,” ut u t p ethe d pend apaemuh. Par perdi dengan

Namun adalah percobaya on memimpin kal ak jain membed be poti kudaramain id sy diemp ata dr tik akan benar-benarr rem. De dik juga penyatan sik ketias din sia ket sed menghikskontasi b dirsp ker dengan phain ser ing pa per dapat tah arri in nyape sat bet sisri nyabelemorked i sayambinain yangku mana ginn delvin ketter c pa-s diham at kesuitaw panelaerih ocal ce temaga nyah ih sinu i me ajentara mas mas bar uh upstk “AI adal se pal mer. yang digu or dalebad pa kan bisa pertanyak r ham itudel at plidang palapan? ersasa as pa ssel e

Tinggalkan komentar