Banyak orang berharap dapat uang kembali dari pajak setiap tahun, tapi kamu mungkin malah harus bayar. Kalau ini terjadi, kamu bisa kebingungan cari cara bayar tagihan pajak yang mendadak itu. Kalau tidak punya tabungan, apa sebaiknya kamu pinjam uang?
Wajib pajak yang hutang besar mungkin cepat memilih pinjaman pribadi untuk dapat uang cepat. Tapi, ini mungkin bukan pilihan terbaik. Mungkin ada opsi lain untuk tangani kewajiban pajak yang lebih murah dalam jangka panjang.
Tapi seberapa hati-hati pun, kamu bisa saja harus bayar pajak. Kamu mungkin dapat tagihan pajak jika:
Kamu wiraswasta atau punya kerja sampingan
Ada perubahan besar dalam hidup, seperti naiknya penghasilan atau jual investasi
Kamu memilih pemotongan yang salah di formulir W-4
Pinjaman pribadi biasanya tidak butuh jaminan, dan pemberi pinjaman punya sedikit batasan untuk penggunaannya. Saat ambil pinjaman pribadi, kamu yang atur penggunaannya, jadi bisa untuk beli barang besar, gabung utang, atau bayar pajak.
Jumlah pinjamannya dari $1,000 sampai $100,000, jadi kebanyakan wajib pajak bisa pinjam cukup untuk bayar tagihan pajak mereka. Jangka waktu pinjaman pribadi biasanya antara dua sampai tujuh tahun.
Setelah disetujui dan dananya masuk ke rekening bank, kamu bisa bayar tagihan pajak pakai cek atau transfer. Karena pinjaman pribadi adalah pinjaman cicilan, kamu bisa bayar per bulan selama beberapa tahun.
Meski ada keuntungan pakai pinjaman pribadi untuk bayar pajak penghasilan, ada juga kerugiannya:
Kamu hindari denda dan bunga: Kalau tidak bayar kewajiban pajak lengkap, IRS akan kenakan denda; kamu mungkin juga dikenakan bunga atas dendanya. Denda karena tidak bayar adalah 0.5% dari jumlah yang belum dibayar tiap bulan. Suku bunganya adalah suku bunga jangka pendek federal ditambah 3%, dan bunganya dihitung harian. Per Januari 2026, suku bunga untuk kekurangan bayar adalah 7%.
Proses aplikasinya cepat: Kebanyakan pemberi pinjaman pribadi punya aplikasi online, dan kamu bisa disetujui dan terima dana pinjaman dalam sehari.
Pinjaman sering lebih murah dari kartu kredit: Meski bisa pakai kartu kredit untuk bayar pajak, suku bunga tahunan (APR) kartu kredit biasanya dua digit, jadi lebih mahal dari pinjaman. Kamu juga akan bayar biaya proses untuk pakai kartu kredit, yang nambah total biaya.
Kamu butuh kredit yang bagus: Untuk dapat suku bunga terendah, kamu butuh kredit yang baik sampai sangat baik. Kalau kreditmu buruk, kamu mungkin hanya dapat pinjaman dengan bunga lebih tinggi atau sulit cari pemberi pinjaman.
Pinjaman tidak selesaikan akar masalah: Walau pinjaman bisa bantu bayar pajak, kamu tetap harus lunasi pinjaman itu (dengan bunga), dan itu tidak perbaiki masalah pajak yang bikin kamu harus bayar. Kalau tidak punya rencana bayar, ambil pinjaman bisa perburuk masalah.
Bunga nambah biaya total: Pinjaman pribadi bisa kenakan biaya awal dan bunga, jadi kamu bisa bayar jauh lebih banyak dari sekadar tagihan pajakmu.
Kalau kamu pertimbangkan ambil pinjaman pribadi untuk bayar pajak, pertimbangkan alternatif ini:
Terbaik untuk: Mereka yang hutang kecil dan butuh beberapa minggu ekstra untuk bayar.
Kalau tagihan pajakmu relatif kecil dan butuh bantuan jangka pendek untuk arus kas, kamu bisa pakai kartu kredit. Opsi ini cepat dan mudah, dan kalau pakai kartu rewards, kamu bisa dapat cashback atau poin.
Tapi, kamu harus bayar biaya proses untuk pakai kartumu dan, kalau tidak bayar penuh tagihan kartu kredit, kamu akan kena bunga juga.
Terbaik untuk: Mereka yang hutang jumlah lebih besar.
Kalau kamu hutang uang, kamu mungkin bisa dapat rencana pembayaran dari IRS. Ada dua opsi utama:
Rencana jangka pendek: Kalau hutang kurang dari $100,000 dan butuh sedikit waktu ekstra, rencana ini beri waktu 180 hari ekstra.
Rencana pembayaran sederhana: Kalau hutang gabungan pajak, denda, dan bunga kurang dari $50,000, rencana ini izinkan kamu bayar per bulan. Tergantung situasi keuanganmu, kamu bisa punya waktu sampai 10 tahun untuk bayar.
Denda dan bunga tetap bertambah sampai tagihan lunas, dan mungkin ada biaya setup.
Terbaik untuk: Mereka yang alami kesulitan keuangan signifikan.
Dalam beberapa kasus, kamu mungkin bisa selesaikan tagihan pajak dengan jumlah lebih kecil melalui tawaran kompromi dari IRS. Saat ajukan, kamu harus beri detail tentang penghasilan, aset, dan utang. IRS tinjau informasinya dan buat keputusan berdasarkan kemampuanmu bayar. Kalau memenuhi syarat, kamu bisa bayar jumlah sekaligus lebih kecil atau masuk rencana pembayaran.
Opsi ini bisa berguna jika kamu menjadi cacat permanen dan tidak bisa kerja, atau jumlah hutang lebih besar dari aset dan penghasilanmu.
Untuk hindari kejutan pajak lain kali, tinjau kembali pajakmu dan sesuaikan pemotongan agar hindari kejutan mahal. Kalau kamu wiraswasta, pastikan kamu bayar pajak perkiraan triwulanan.
Tidak yakin apakah pemotongan kamu sudah tepat? Buat janji dengan akuntan publik bersertifikat (CPA) untuk buat rencana kelola pajakmu. IRS punya database penyiap pajak federal, termasuk CPA, jadi kamu bisa cari yang dekat.
Saat kamu ajukan pinjaman, pemberi pinjaman akan cek riwayat kreditmu, yang bisa buat skor kredit turun. Kalau kamu telat bayar, pinjaman juga bisa pengaruhi skor kreditmu negatif.
Ya, kamu bisa pakai pinjaman pribadi untuk bayar pajak federal dan negara bagian.
Rencana pembayaran IRS beri kamu lebih banyak waktu untuk bayar tagihan pajak. Kamu tetap akan kena denda dan bunga, tapi kamu akan hindari penagihan dan punya waktu berbulan-bulan atau bahkan tahunan untuk bayar.