Bayam Jadi Produk Pertanian Paling Banyak Pestisidanya di Amerika, Tunjukkan Daftar “Dirty Dozen” EWG

Bayam mungkin adalah sumber kekuatan super Popeye, tapi ternyata bayam tidak bisa melawan serangga sehebat pelaut itu melawan musuhnya. Untuk tahun kedua berturut-turut, bayam menempati puncak daftar "Dirty Dozen", yaitu daftar sayuran dan buah konvensional yang punya sisa pestisida paling banyak.

Daftar ini dibuat oleh Environmental Working Group (EWG) setiap tahun. Mereka pakai data dari USDA yang menguji produk pertanian. Biasanya, sampel dicuci dulu selama 15–20 detik sebelum diuji, seperti cara kita di dapur.

EWG membuat daftar setiap tahun, tapi USDA tidak menguji semua jenis produk tiap tahun. Untuk bayam, data terbaru USDA berasal dari tahun 2016. Saat itu, rata-rata ditemukan 7 jenis pestisida di setiap sampel bayam. Bahkan ada sampel yang mengandung sampai 19 jenis pestisida.

Sayuran seperti kale dan sawi berada di peringkat kedua, diikuti stroberi, anggur, dan nektar. Untuk produk dalam daftar ini, EWG menyarankan untuk membeli versi organik atau beku, dan selalu mencuci semua buah dan sayur dengan bersih.

Para petani yang menanam produk dalam daftar "Dirty Dozen" tentu tidak suka. Sebuah kelompok bernama Alliance for Food and Farming mengatakan laporan ini menyesatkan data pestisida USDA. Mereka menyatakan bahwa lebih dari 99% produk yang diuji memiliki tingkat pestisida jauh di bawah standar keamanan yang ketat.

Mereka juga khawatir laporan ini membuat orang, terutama yang berpenghasilan rendah, jadi takut makan buah dan sayur sama sekali, bukannya beralih ke produk organik.

Sementara itu, konsumen sendiri punya pendapat berbeda tentang pestisida. Sebuah survei tahun 2024 menanyakan apakah manfaat makan produk dengan pestisida lebih besar daripada risikonya. Hasilnya, 29% setuju, dan 30% tidak setuju.

MEMBACA  Imigrasi yang Menghilang adalah 'Kisah Nyata' bagi Perekonomian dan Guncangan Pasokan yang Lebih Besar daripada Tarif, Kata Analis

Laporan ini pertama kali diterbitkan oleh Retail Brew.

Tinggalkan komentar