Bank Barclays akan buka kantor lagi di Arab Saudi setelah 11 tahun pergi. Ini adalah langkah penting untuk bank dari Inggris itu dan juga menunjukkan bahwa kota Riyadh sekarang jadi pusat bisnis yang penting di Timur Tengah.
Kabar ini pertama kali dilaporkan oleh Bloomberg. Bank Barclays keluar dari Arab Saudi pada tahun 2014. Sekarang mereka dapat izin baru untuk bisnis investasi dan rencananya buka kantor di Riyadh awal tahun 2026.
CEO bank bilang kerja sama dengan partner yang bisa dipercaya itu sangat penting karena komitmen yang mereka berikan sangat besar.
Barclays ikut banyak bank besar lain seperti Citigroup dan HSBC yang juga memperkuat bisnisnya di Arab Saudi. Langkah ini menunjukkan ambisi Arab Saudi untuk berubah dari negara minyak menjadi pusat bisnis dan keuangan global.
Program Kantor Pusat Regional
Program transformasi ekonomi Arab Saudi, Vision 2030, sudah 85% selesai. Program ini sudah berhasil menarik lebih dari 675 kantor pusat regional, melebihi target awal.
Pemerintah ingin menjadikan Riyadh sebagai pusat ekonomi utama Timur Tengah. Banyak perusahaan besar seperti PwC dan Deloitte sudah pindahkan operasi kepemimpinan mereka dari Dubai ke Riyadh.
Kantor pusat di Riyadh ini dirancang untuk jadi basis operasi sungguhan, bukan sekadar cabang simbolis. Mereka mengatur strategi dan sumber daya manusia untuk kawasan Timur Tengah dan Afrika.
Transformasi Riyadh yang menghabiskan dana sangat besar, termasuk proyek NEOM, merupakan peluang bagus untuk para penyedia modal.
Pada sebuah acara forum, para eksekutif memuji program ini. Mereka bilang program ini membantu dalam hal memproduksi barang di dalam negeri dan berinovasi. Contohnya, Lenovo bangun pabrik teknologi terbesar di gurun Arab Saudi, sementara Siemens Energy gunakan kantor pusatnya di Riyadh untuk ekspor ke seluruh Timur Tengah.
Eksekutif dari perusahaan lain juga bilang bahwa kantor pusat regional mereka memungkinkan untuk meningkatkan produksi, ekspor mobil ke Eropa, dan membangun sistem kesehatan dan transportasi dengan teknologi AI dari dalam Arab Saudi.