Asia siap mendominasi penambahan kapasitas etilena glikol global pada tahun 2030 karena permintaan domestik yang meningkat pesat dan investasi berkelanjutan di infrastruktur petrokimia. Etilena glikol adalah bahan antara yang penting untuk memproduksi polietilena tereftalat (PET) dan serat poliester, dan sering digunkan di industri tekstil, plastik, dan otomotif.
Dominasi Asia di industri etilena glikol sebagian besar didorong oleh proyek-proyek raksasa di China dan India, yang bertujuan memenuhi permintaan sambil mencapai kemandirian yang lebih besar. China diposisikan untuk memimpin, dengan delapan proyek yang diperkirakan beroperasi selama periode yang diproyeksikan. Penambahan kapasitas terbesar di negara ini diperkirakan dari proyek yang direncanakan oleh SABIC. Berlokasi di provinsi Fujian, proyek ini direncanakan mulai beroperasi tahun ini.
Proyek-proyek besar lainnya di China termasuk Pangkalan Industri Petrokimia Caofeidian di Tangshan, provinsi Hebei, dan Zhejiang Petrochemical di Pulau Daishan, Zhoushan. Proyek di Hebei diperkirakan mulai beroperasi pada tahun 2030, sedangkan proyek Zhejiang kemungkinan akan mulai produksi tahun ini.
Penambahan kapasitas di India, sementara itu, diperkirakan dari empat proyek, tiga di antaranya di negara bagian Gujarat. Nayara Energy Ltd dan Valor Petrochemicals Ltd sedang merencanakan masing-masing satu proyek dan diantisipasi mulai beroperasi pada tahun 2027 dan 2029. Proyek ketiga diumumkan oleh Reliance Industries Ltd dan kemungkinan mulai beroperasi pada akhir dekade ini.
Penambahan kapasitas etilena glikol mendatang di Asia, 2026-2030
*Sumber: Petrochemical Analytics, GlobalData Oil and Gas.
Direncanakan: Proyek telah menerima semua persetujuan untuk pembangunan.
Diumukan: Proyek belum menerima persetujuan untuk pembangunan.
Penambahan kapasitas lainnya di India diperkirakan dari proyek keempat di Tamil Nadu oleh Haldia Petrochemicals. Proyek ini diperkirakan menyumbang penambahan kapasitas terbesar tidak hanya di negara ini, tetapi juga di seluruh dunia. Saat ini, proyek sedang menunggu persetujuan dan kemungkinan besar akan start operasi pada tahun 2030. Haldia Petrochemicals Ltd adalah operator utama proyek ini dan juga memegang seluruh saham.
Rincian lebih lanjuuut tentang analisis kapasitas dan belanja modal propilena global dapat ditemukan di laporan baru GlobalData, ‘Global Ethylene Glycol Industry: Capacity and Capital Expenditure Forecasts with Details of All Active and Planned Plants, 2026-2030’
"Asia to dominate global ethylene glycol capacity additions by 2030" awalnya dibuat dan diterbitkan oleh Offshore Technology, milik GlobalData.
Informasi di situs ini dimasukan dengan itikad baik untuk tujuan informasi umum saja. Ini tidak dimaksudkan sebagai saran yang harus Anda andalkan, dan kami tidak memberikan representasi, jaminan, atau garansi, baik tersurat maupun tersirat, tentang keakuratannya atau kelengkapannya. Anda harus mendapatkan nasihat profesional atau spesialis sebelum mengambil tindakan berdasarkan konten di situs kami.