Pekan ini, pihak kepolisian merilis rekaman kamera pengawas yang menunjukkan sosok bersenjata dan bermasker di depan pintu rumah Nancy Guthrie pada malam dia diculik. Video ini memunculkan banyak pertanyaan.
Awalnya, polisi percaya rekaman itu hilang karena kameranya terputus dan Nancy tidak berlangganan layanan penyimpanan dari perusahaan kamera. Tapi setelah pencarian berhari-hari, FBI berhasil mengambil video dari "data sisa di sistem backend".
Alasan penundaan perilisannya tidak jelas. Mungkin ini strategi polisi untuk mengidentifikasi pelaku diam-diam sebelum gambar dirilis ke publik.
Rekaman itu diduga berasal dari kamera Nest. Meski kamera disebut "terputus", kebijakan privasi Google menyatakan bahwa video tetap bisa dikirim ke server mereka bahkan saat offline.
Data di cloud tidak serta-merta hilang. Seperti email yang dibuang ke trash, rekaman video mungkin masih bisa diakses oleh penyedia layanan sebelum akhirnya dihapus permanen.
Namun, hal ini menimbulkan ketegangan dengan masalah privasi. Perusahaan seperti Google mungkin bisa membagikan rekaman kepada penegak hukum tanpa perlu izin dari pemilik kamera, tergantung perjanjian pengguna.
Para ahli menyarankan, jika kamera pengawas benar-benar diperlukan, pilihlah sistem yang datanya tidak dikirim ke cloud agar privasi lebih terjaga.