Gabungan dari merek yang kuat dan efek jaringan yang hebat membuat bisnis ini punya keunggulan kompetitif.
Tidak diragukan lagi, American Express siap menumbuhkan pendapatan dan labanya dalam jangka panjang seiring pertumbuhan ekonomi.
Tapi sahamnya secara historis mahal sekarang — jadi kecil kemungkinannya jadi peluang beli yang bagus.
10 saham yang kami lebih suka daripada American Express ›
American Express (NYSE: AXP) telah jadi investasi yang sukses. Dalam 30 tahun terakhir, harga sahamnya naik 3.090% (per 8 Januari). Termasuk dividen, total kembaliannya mencapai 4.570%. Kalau kamu investasi $22.000 di awal Januari 1996, kamu akan punya $1 juta hari ini. Secara historis, American Express adalah saham pembuat juta dolar. Tapi apakah saham keuangan ini bisa pertahankan ini di masa depan?
Image source: Getty Images.
Sebelum pikirkan potensi cari uang dari suatu investasi, investor harus tanya apakah ada keunggulan kompetitif yang tahan lama. Ini yang bikin parit ekonomi perusahaan. Kalau ini ada, itu tanda bagus kalau ini bisnis berkualitas tinggi yang layak diteliti lebih dalam. American Express cocok dengan deskripsi ini, seperti yang ditunjukan kinerja masa lalunya yang luar biasa. Ada dua aspek kunci parit ekonominya yang investor harus tahu sekarang.
Pertama adalah bisnisnya punya efek jaringan. American Express punya model bisnis agak mirip Visa atau Mastercard, karena mereka jalankan platform pembayaran yang hubungkan 160 juta lokasi merchant dengan 151 juta kartu aktif. Ini bikin ekosistem dua sisi yang nilai proposisinya makin baik seiring jumlah pemangku kepentingan bertambah. Merchant punya lebih banyak pelanggan. Dan konsumen akan punya lebih banyak tempat untuk belanja. Ini adalah lingkaran umpan balik positif.
Bagian lain dari parit American Express adalah kekuatan merknya. Perusahaan ini dipandang punya posisi premium di pasar jasa keuangan. Ini karena strateginya yang targetkan basis pelanggan kaya yang punya daya beli lebih tinggi dari konsumen rata-rata. Akibatnya, Amex punya tingkat net charge-off terbaik di industri.
Kartu kreditnya juga terbukti punya kekuatan harga, seperti yang ditunjukan kemampuan perusahaan untuk naikkan biaya produknya dari waktu ke waktu. Rata-rata biaya per kartu naik 205% antara kuartal ketiga 2015 dan 2025 (berakhir 30 Sept). Dalam 18 bulan terakhir, American Express naikkan iuran keanggotaan untuk kartu Gold dan Platinum-nya, tapi jumlah kartu aktif terus tumbuh.
Persaingan pasti tidak boleh diabaikan. JPMorgan Chase dan Capital One, contohnya, adalah dua penerbit kartu kredit terkenal. Tapi parit ekonomi yang American Express kembangkan mendukung daya tahannya.
Cerita Berlanjut
American Express berdiri sejak 1850. Meski sudah lama ada dan beroperasi di industri yang relatif matang, masih ada potensi pertumbuhan signifikan di sini. Selain ambil pangsa pasar dari rival, bisnis ini dapat untung dari pertumbuhan ekonomi dan aktivitas belanja yang meningkat. Dan tren transaksi tanpa tunai yang berlanjut juga memberi dorongan.
Dalam satu dekade terakhir, pendapatan (bersih biaya bunga) naik pada tingkat tahunan gabungan 8,4%. Ini membantu mendorong laba bersih 129% lebih tinggi selama periode waktu yang sama. American Express tidak akan bikin kagum dengan keuntungan raksasa, tapi pertumbuhannya solid.
Di Januari 2025, manajemen ungkap tujuan keuangan, menargetkan pendapatan dan laba per saham (EPS) naik pada tingkat tahunan gabungan lebih dari 10% dan persentase pertengahan belasan, secara berurutan, dalam jangka panjang. Ini terlihat seperti perkiraan yang masuk akal.
Ini adalah saham yang setiap investor jangka panjang, terutama yang ingin punya perusahaan berkualitas tinggi, harus perhatikan sebagai investasi potensial. Namun, saya tidak lihat American Express sebagai peluang beli yang pintar hari ini. Valuasinya tinggi. Saham diperdagangkan pada rasio harga terhadap laba (P/E) 25,7, yang jauh lebih tinggi dari rata-rata 10 tahun terakhir.
Katakanlah pasar kasih investor kesempatan beli saham di kelipatan P/E yang lebih menarik yaitu 15. Di titik masuk ini, Amex pasti akan terlihat seperti peluang beli yang pintar. Tapi ini tidak akan jadi pembuat juta dolar ke depannya. Investor tidak harus berharap satu saham individu masuk kategori ini.
Sebelum kamu beli saham American Express, pertimbangkan ini:
Tim analis Motley Fool Stock Advisor baru saja identifikasi apa yang mereka percaya sebagai 10 saham terbaik untuk investor beli sekarang… dan American Express tidak ada di antaranya. 10 saham yang terpilih bisa hasilkan keuntungan raksasa di tahun-tahun mendatang.
Pertimbangkan ketika Netflix masuk daftar ini pada 17 Desember 2004… kalau kamu investasi $1.000 saat rekomendasi kami, kamu akan punya $482.451!* Atau ketika Nvidia masuk daftar ini pada 15 April 2005… kalau kamu investasi $1.000 saat rekomendasi kami, kamu akan punya $1.133.229!*
Sekarang, perlu dicatat total rata-rata kembalian Stock Advisor adalah 968% — kinerja yang mengalahkan pasar dibandingkan 197% untuk S&P 500. Jangan lewatkan daftar 10 teratas terbaru, tersedia dengan Stock Advisor, dan bergabunglah dengan komunitas investasi yang dibangun oleh investor individu untuk investor individu.
*Kembalian Stock Advisor per 11 Januari 2026.
JPMorgan Chase adalah partner iklan dari Motley Fool Money. American Express adalah partner iklan dari Motley Fool Money. Neil Patel tidak punya posisi di saham manapun yang disebut. The Motley Fool punya posisi dan rekomendasikan JPMorgan Chase, Mastercard, dan Visa. The Motley Fool rekomendasikan Capital One Financial. The Motley Fool punya kebijakan pengungkapan.
Apakah Saham American Express Pembuat Juta Dolar? awalnya diterbitkan oleh The Motley Fool