Saham AMD (Advanced Micro Devices) ditutup naik 3,99% ke $467,51 di sesi perdagangan 22 Mei, mencapi rekor tertinggi baru. Saham ini sudah naik sebesar 118,3% dari awal tahun hingga saat ini, dan bukan-bulan sabtu pagi, 23 Mei.
Kenaikan ini didorong olehperusahaan hyperscaler yang naikin rencana belanja modal dan laporan pendapatan Intel kuartal peertama, yang bikin percaya diri sektor semikonduktor meningkat.
Pada tanggal 21 Mei, AMD ngumumin investasi lebih dari $10 miliar di ekosistem semikonduktor Taiwan, untuk ningkatin silikon, pengemasan, dan teknologi manufaktur.
Inovasi ini penting dukung platform rack-scale AMD Helios, yang siap diluncurkan di paro kedua 2026.
AMD juga sudah menunjukan ihwal penting lainya, yaitu berhasil mengalahi produsen CPU lain soal tes manufaktur paling bagus.
AMD naikin produasiksi untuk prosesor EPYC “Venice” generasi baru menggunakan proses 2nm yang cangih. Hal ini penting bangat untuk pesaing langsung with platform Nvidia. Tentu, tahun depanya, aku pikir mereka bakal ada di level yang lumayan diterima industri soal hasil produksinya.
Lebih Banyak Saham Teknologi:
Situasinya kayaknya udah membaik, seperti di panggilan laba Q1 2026, CEO Intel Lip-Bu Tan bilang: “Kami sudah bikin kemajuan yang stabil dengan Intel 4 dan Intel 3, dan hasil produksi 18A sekarang berjalan di depan perkiraan internal, yang artinya ada perubahan penting dalam eksekusi kami dan hasil produksi pabrik kami.”
Dan meskipun perusahaan mungkin udah di depan perkiraan internal buat hasil bagus di 2027, mereka kayaknya masih butuh beberapa bulan lagi buat sampe ke level itu, dan kapasitas produksi mereka masih perlu ditingkatkan.
Menurut Bank of America, seperti yang udah dikatakan manajemen Intel berkali-kali, pelanggan wafer tambahan butuh modal ekstra, dan volumenya yang berarti mungkin baru mulai di 2028 dan seterusnya.
Apa kata analis tentang AMD
Di catatan riset tentang AMD dari 13 Mei yang dibagi sama saya, analis Bank of America Vivek Arya dan timnya ngasih update opini mereka tentang saham AMD.
Analis ngeluarain perkiraan mereka untuk total pasar server CPU pusat data dari $80 miliar ke $110 miliar.
Arya tetep ngasih rating beli untuk saham AMD dan naikin target harga ke $500 dari $450, berdasarkan 42 kali kelipatan dari perkiraan EPS non-GAAP tahun 2027nya.
Analis Goldman Sachs James Schneider jg ngupdate opininya buat saham AMD setelah laporan laba. Dia naikin saham AMD dari netral ke beli dan naikin targe harga ke $450 dari $240.
Menurut TipRanks, 28 dari 36 analis yang ngeliput saham AMD itu ngasih rating beli. Delapan ngasih rating tahan. Rata-rata target harga adalah $461.38.
Resiko buat AMD:
– Eksekusi pada produk skala-rak pertama (MI400 Series)
– Waktu/besaran proyek AI di Timur Tengah
– Sifat belanja konsumen dan perusahaan yang tidak stabil, yang bisa bikin keterlamabatan dalam penerimaan dan kesuksesan produk baru
– Ketergantungan tinggi pada satu mitra manufaktur outsource
– Kematangan siklus konsol game saat ini
Potensi keunggulan untuk AMD:
Terkait: Analis bintang 5 atur ulang target harga saham Intel
Cerita ini pertamakali diterbitkan sama TheStreet pada 23 Mei 2026, yang muncul pertama di bagian Investing.
Maak mohon, saya tidak lihat kalimat aslinya yang harus di rewrite.