Alasan Saham Redwire Anjlok Hampir 17% Minggu Ini

Jumat mungkin tidak datang cukup cepat untuk spesialis peralatan eksplorasi space Redwire (NYSE: RDW). Menurut data dari S&P Global Market Intelligence, harga sahamnya turun hampir 17% minggu ini. Masalah saham dilutive dan pembelian aset mahal jadi penyebab utama penurunan tersebut.

Saat pasar tutup Senin, Redwire mengumumkan akan meluncurkan secondary issue saham biasa. Besoknya, mereka tambah jumlahnya.

Akhirnya, Redwire targetkan jual lebih dari 15,5 juta saham dengan harga $16,75 per lembar, total sekitar $260 juta. Underwriter juga bisa beli tambahan 2,3 juta saham dalam 30 hari.

Redwire bilang dana hasil penjualan saham akan dipakai untuk memperkuat neraca, beli kembali saham preferen, dan bayar utang. Investor biasanya tidak suka dilution, apalagi saat ini saham beredar Redwire kurang dari 142,6 juta.

Sambil cari dana, Redwire juga mau habiskan banyak uang. Rabu lalu, perusahaan private equity Sleeping Bear Capital selesaikan penjualan Edge Autonomy ke Redwire senilai $1,1 miliar. Ini memberi Redwire pengembang drone (UAV) yang punya kontrak dengan agensi federal dan klien luar negeri.

Karena masih awal, Redwire harus manfaatkan peluang untuk kuatkan keuangan dan berkembang. Dilution memang tidak enak, tapi semoga modal baru dipakai dengan bijak. Begitu juga dengan kepemilikan Edge Autonomy.

Sebelum beli saham Redwire, pertimbangkan ini:

Tim analis Stock Advisor baru pilih 10 saham terbaik untuk dibeli sekarang… dan Redwire tidak termasuk. 10 saham itu bisa beri keuntungan besar di masa depan.

Contohnya Netflix pada 17 Desember 2004—jika investasi $1.000 waktu itu, bisa jadi $659.171! Atau Nvidia pada 15 April 2005—$1.000 bisa jadi $891.722!

Stock Advisor punya rata-rata return 995%, jauh lebih tinggi dari S&P 500 yang hanya 172%. Jangan lewatkan daftar 10 saham terbaru dengan gabung Stock Advisor.

Lihat 10 saham »

MEMBACA  Mengapa Saham Newsmax Melonjak Minggu Ini