Meta Platforms (NASDAQ:META) termasuk salah satu saham AI terbaik untuk dibeli menurut miliarder Philippe Laffont. Pada 29 Juni, muncul laporan bahwa Meta melarang para teknisi mereka menggunakan Claude Code dari Anthropic dan Codex dari OpenAI. Larangan ini muncul karena khawatir hasil dari alat-alat AI tersebut bisa masuk ke data pelatihan AI Meta melalui proses distilasi.
Menurut laporan The Information, Meta sudah meminta timnya untuk menghentikan beberapa pekerjaan yang menggunakan model AI dari pihak ketiga. Masalahnya, jika hasil dari AI pesaing masuk ke data pelatihan Meta, bisa membuat hubungan dengan perusahaan mitra menjadi tegang. Jadi, kekhawatiran ini bukan hanya soal persaingan.
Sementara itu, Google dilaporkan membatasi penggunaan model Gemini AI oleh Meta. Pembatasan ini terjadi karena Meta ingin mendapatkan kapasitas komputasi yang lebih besar dari Google. Pada bulan Maret, Google memperingatkan Meta bahwa mereka tidak bisa memberikan semua kapasitas Gemini yang diminta.
Meta menghabiskan puluhan miliar dolar untuk infrastruktur AI guna mendukung platformnya dan mengembangkan inovasi perangkat keras. Meta AI bekerja sebagai asisten multimodal yang terhubung di WhatsApp, Instagram, Messenger, dan Facebook. Mereka juga mengembangkan dan membagikan model Llama secara gratis, sehingga developer dan organisasi bisa membuat AI sesuai kebutuhan mereka.
Walaupun kami melihat potensi META sebagai investasi, kami yakin ada saham AI lain yang menawarkan keuntungan lebih besar dengan risiko lebih kecil. Kalau Anda mencari saham AI yang sangat murah dan juga bisa diuntungkan dari tarif era Trump serta tren onshoring, lihat laporan gratis kami tentang saham AI jangka pendek terbaik.
BACA JUGA: 9 Saham Dividen Energi Terbaik untuk investasi sekarang dan 10 Saham Dividen Aristokrat Terbaik untuk dibeli sekarang.
Pengungkapan: Tidak ada. Ikuti Insider Monkey di Google News.