Perusahaan swasta nambah 122.000 pekerjaan di bulan Mei, kata ADP hari Rabu. Angka ini lebih tinggi dari perkiraan ekonom yang 110.000, dan ini jadi bulan paling kuat untuk rekrutmen sejak Januari taun lalu.
"Rekrutmen di Mei lebih luas dibanding beberapa taun terakhir," kata Nela Richardson, kepala ekonom ADP, karena 8 dari 10 sektor alami peningkatan.
Data ini muncul setelah laporan JOLTS hari Selasa, yang bikin "Minggu Kerja" ini lebih kuat dari perkiraan. Lowongan kerja naik ke 7,6 juta di April, naik lebih 730.000 dari 6,9 juta di Maret, ini yang tertinggi hampir dalam dua taun.
Kalau dilihat semua, data minggu ini—data resmi keluar hari Jumat—menunjukan pasar tenaga kerja udah berhenti turun, walau inflasi masih parah. Tapi ini bisa bikin ketua Fed yang baru, Kevin Warsh, yang males naikin suku bunga, jadi susah.
"Kalau ada dorongan turun di sebagian besar 2025, termasuk udah stabil," kata Skanda Amarnath, direktur eksekutif Employ America, ke Fortune. Sinyal, kata dia, nunjukin pasar udah datar di "tingkat pertumbuhan yang bukan resesi."
Penjelasan gampang, dengan booom belanja AI, adalah AI entah kenapa yang bikin pasar kuat. Atau nanti AI bakal ambil alih smua. Tapi Amarnath nggak setuju—di dua sisi.
"Gak jelas jelasin pakai AI," kata dia.
Peningkatan ini, kata dia, dua kekuatan: pertama, perusahaan akhirnya mulai rekrut lagi setelah taun-taun nahan. Setelah kelebihan rekrut pasca pandemi dan lesehan, butuh hir ulang lag.
K"alu kmu tahan hir unntuk lama, dan masih ada pekerjaan produktif, akhirnya pas kamu perlu kembalilk anya harus." Omaya dia. Dan Anda jadi llmat glar kauai so a kal kompetorbe ou," kata tidak.
. Ingal lagi p," kataber lebih",sye b) bada pm "It ir lg? aku" bersah u er ek**Or b. tidak dno me di mung2 ` t.s An tidak mud by e the shmpm-t e was ls incia ang tr str ==">
(>Tks / it yrt nrj;1 lan 6fq)= l nJ"