420.000 Pohon Persik Akan Dibasmi Petani California usai Pabrik Pengalengan Del Monte Tutup

Buat pecinta buah musim panas, bayangan punya banyak buah persik merah yang manis dan matang itu pasti bikin ngiler. Tapi buat petani di Central California, ini lebih kayak mimpi buruk yang nyata.

Demi bertahan hidup, para petani ini sekarang mikir-mikir mau ngaispain sekitar 3.000 hektar—atau sekitar 420.000 pohon persik—setelah pabrik pengalengan Del Monte Foods tutup awal tahun ini. Dengan ditutupnya pabrik Del Monte di Modesto yang ngolah 30% sampe 35% buah persik negara bagian, para petani sekarang punya banyak banget buah—tapi gak ada yang bisa dibeli. Sekarang petani hampir gak punya pilihan lain selain mencabut pohon-pohon itu dan beralih ke tanaman lain buat nutupin kerugian.

Akibatnya, Departemen Pertanian AS (USDA) setujuin dana bantuan federal sebesar $9 juta buat bantu petani ngilangin pohon-pohon itu dan beralih ke tanaman yang lebih berharga, kata Senator California Adam Schiff lewat siaran pers. Duit itu dateng setelah lebih dari 40 anggota dewan California nulis surat ke Menteri Pertanian Brooke Rollins pada bulan Maret minta bantuan dana buat petani, dengan alasan campur tangan USDA perlu buat jaga kesejahteraan petani yang udah turun-temurun di daerah itu.

Schiff, ngutip analisis USDA, bilang ngilangin 50.000 ton buah persik dari produksi bisa nghemat petani sekitar $30 juta dari kerugian yang diperkirakan bakal sia-sia gara-gara pabrik pembeli terbesar petani tutup.

Dana ini "memberi sedikit harapan setelah masa yang berat, ngejamin petani California bisa beralih ke tanaman baru dan tetap bertahan di lahannya," kata Presiden California Farm Bureau, Shannon Douglass, dalam sebuah pernyataan.

Raksasa produksi pangan yang jatuh

Del Monte, perusahaan produksi dan distributor makanan yang udah hampir 140 tahun dan markasnya di California, ngajuin bangkrut pada Juli 2025 dan nutup pabrik pengalengan di Modesto dan Hughson bulan lalu. Perusahaan ini susah payah buat nyesuain diri sama perubahan selera pelanggan, yang mulai ninggalin buah dan sayuran kalengan dan lebih milih produk segar. Masalah perusahaan makin parah pas biaya operasional naik, salah satunya gara-gara tarif baja impor yang dipake buat kaleng.

MEMBACA  Di Balik Pintu Tertutup, Para CEO Top Mengatakan Trump Merugikan Bisnis. Kembalikan Amerika pada Jati Dirinya.

Menurut berkas pengadilan Del Monte soal bangkrut, petani persik negara bagian punya kontrak jangka panjang buat nyediain buah ke perusahaan, gara-gara pohon persik ini bisa hidup sampe 20 taun dan butuh tahunan buat ditanam. total, nilai kontrak-kontrak yang ilang ini lebih dari $550 juta.

Petani AS lagi ngalamin banyak masalah. Tarif udah naikin biaya produksi dan bikin beberapa petani Amerika susah bersaing di pasar global. Perang di Iran tambah ribet keadaan, karena tutupnya Selat Hormuz udah ngilangin sekitar sepertiga pengiriman pupuk global dan ningkatin harga bahan kimia penting buat bertani, maksa beberapa petani mikir ulang tentang tanaman apa yang mau ditanam. Penggunaan air berlebihan dan kekeringan terus-menerus, yang makin parah sama perubahan iklim, juga nurunin hasil panen.

Menyesuaikan diri dengan kehilangan kontrak

Walau beberapa petani dan anggota dewan seneng dapet bantuan $9 juta buat ngilangin pohon persik, para petani bilang nyesuain diri sama kaleangan kontrak Del Monte itu gak semudah ngomongnya.

Petani dari Yuba County, Tony dan Laura McGrath bilang ke Sacramento Bee bulan Februari bahwa tanaman lain gak nguntungin kayak buah persik. Dari 40 hektar pohon persik, pasangan ini punya 12 hektar Andross peach yang masih di kontrak sama Del Monte selama satu dekade lagi. Mreka juga nanam pusang plum dan almond yang lebih effisien dari persik, tapi harganya sering berubah-ubah dan butuh modal waktu dan duit yang besar buat ngusahainnya.

"Gak ada sih yang sebenernya bisa kita masukin," kata Tony McGrath. "Harga walnut gak gitu bagus. Lo bisa nanam prunes, tapi butuh sampe tujug-delapan taun buat ngembanginnya dan baru dapet hasil duit. Almond, ada lumayan banyak jga, dan mulai kebun almond itu mahal banget.""

MEMBACA  Trump Ancam Halangi Eksplorasi Exxon di Venezuela Usai CEO Sebut Industri Minyak Setempat 'Tak Layak Investasi'

Tinggalkan komentar