4 Kiat Meraih Target Keuangan Paling Populer di Tahun 2026

Bayangkan ini: Tanggal 1 Januari 2025. Dua teman punya tujuan uang yang sama — nabung, bayar hutang, dan kelola keuangan lebih baik. Hal biasa; jutaan orang bikin resolusi sama tiap tahun.

Satu teman bikin sistem sederhana: transfer otomatis, budget realistis, dan rencana bayar hutang dengan bunga tertinggi dulu. Teman satunya cuma andalkan kemauan, tanpa rencana jelas. Saat Desember, tujuan mereka masih sama, tapi hasilnya jauh beda. Perbedaannya bukan motivasi. Tapi **sistemnya**.

Itulah kesenjangan yang ada jelang 2026. Tujuan seperti dana darurat dan memindahkan uang ke HYSA masih paling umum, menurut studi terbaru Vanguard. Tapi sistemlah yang bikin kamu maju. Begini cara ahli mengatakan untuk membangun sistem yang bekerja.

Banyak orang tahu mereka perlu dana darurat, tapi jarang tentukan berapa yang bisa ditabung atau apa uangnya disimpan di tempat yang tepat. Kate Byrne, kepala Vanguard Cash Plus Distribution, bilang langkah pertama adalah jadi spesifik.

“Penting bagi konsumen untuk menyisihkan waktu untuk memprioritaskan strategi menabung mereka. Saya sering bikin target cepat, berapa uang per bulan atau gaji yang bisa ditabung setelah bayar kebutuhan tetap seperti cicilan rumah, makanan, dan anak, lalu cek hasil dari tempat saya menabung untuk pastikan dapat untung bagus,” katanya.

Langkah kedua adalah pastikan tabungan darurat kamu tidak terjebak di akun dengan hasil rendah.

“Seringkali, investor menyimpan uangnya di rekening tabungan bank biasa, yang hasilnya rata-rata cuma 0,40%, padahal bisa dapat lebih banyak di tempat lain,” kata Byrne. “Contohnya, Akun Cash Plus Vanguard sekarang hasilnya 3,50%, biar investor dapat tambahan $30 per tahun untuk setiap $1,000 yang ditabung.”

Otomatisasi bisa bantu membangun kebiasaan, tapi kemenangan besar datang dari kejelasan dan pilihan akun. “Bahkan jika merasa tidak bisa nabung banyak, coba mulai kecil dengan mengotomatiskan sebagian gaji, meski $10 atau $20, ke tabungan berhasil tinggi untuk bikin penyangga tabungan,” kata Byrne. Bahkan satu transfer kecil tiap gajian jadi lebih mudah saat tahu persis berapa yang bisa ditabung dan dapat hasil lebih besar.

MEMBACA  Tiga Tema AI yang Mendominasi SXSW - dan Begini Cara Mereka Dapat Membantu Anda Menavigasi Tahun 2025

Cari Tahu: Investasi ‘Membosankan’ Ini Bisa Jadi Rahasia Agar Penghasilan Pensiun Tak Pernah Habis

Baca Selanjutnya: 6 Hal yang Harus Dilakukan Saat Tabungan Mencapai $50,000

Setelah sistem menabung berjalan, hambatan berikutnya adalah hutang. Richard Barrington, analis keuangan untuk Credit Sesame, rekomendasikan mulai dengan latihan rangking sederhana.

“Jika punya banyak hutang, lihat suku bunga setiap hutang dan urutkan dari bunga tertinggi ke terendah,” katanya. “Cara paling efisien bayar hutang adalah mulai dari yang paling mahal dulu, supaya bunga yang dibayar berkurang.”

Setelah metode ‘avalanche’ siap, langkah selanjutnya cari alternatif yang lebih murah.

“Setelah mengurutkan hutang berdasarkan suku bunga, cek apakah bisa transfer hutang berbunga tinggi ke bentuk hutang yang lebih terjangkau,” kata Barrington. “Pinjaman pribadi biasanya bunganya lebih rendah dari kartu kredit. Jika rasa tidak bisa lunasi kartu kredit dalam beberapa bulan, pertimbangkan gunakan pinjaman untuk bayar sebagian. Kartu kredit transfer balance tanpa bunga adalah alternatif lain.”

Konsistensi adalah di mana resolusi sering gagal. Robert R. Johnson, PhD, CFA, CAIA, profesor keuangan di Creighton University, bilang menabung harus dianggap seperti kebutuhan wajib. Ia mengutip prinsip Warren Buffett: “Jangan menabung apa yang tersisa setelah belanja; sebaliknya, belanjalah apa yang tersisa setelah menabung.”

Otomatisasi bantu realisasi. “Orang harus coba otomatiskan sebanyak mungkin keputusan keuangan,” kata Johnson. “Salah satu cara terbaik nabung adalah buat jadi otomatis … pada dasarnya, tidak kelihatan, tidak terpikirkan.”

Seperti kata Leslie H. Tayne, Esq., ahli keuangan dan hutang serta pendiri Tayne Law Group: “Terkadang, mengurangi pengeluaran saja tidak cukup untuk sukses dengan tujuan keuangan baru. Meningkatkan penghasilan bisa bikin perbedaan besar, dan bisa lebih mudah dari yang dikira. Mencari pekerjaan sampingan seperti driver pengantar makanan atau jaga anjing tetangga bisa bikin tambahan uang dan percepat capai tujuan keuangan.”

MEMBACA  Mahkamah Agung Indonesia Menyelesaikan Lebih dari 30.000 Kasus pada Tahun 2024

Bahkan kerja sampingan sesekali, seperti menyewakan barang yang sudah dimiliki atau ambil proyek freelance kecil, bisa bikin napas lega.

Tujuannya tidak baru, tapi pendekatanmu bisa. Dengan alat yang lebih baik, prioritas yang jelas, dan kebiasaan yang berjalan otomatis, resolusi keuangan yang susah bertahun-tahun jadi lebih bisa dicapai.

Lainnya Dari GOBankingRates

Artikel ini awalnya muncul di GOBankingRates.com: 4 Tips Mencapai Tujuan Uang Paling Populer untuk 2026

https://worldnutritionjournal.org/index.php/wn/user/getInterests?term=44742019229&o2x=xhwHL

Tinggalkan komentar