3 Saham Energi Hijau Terbaik untuk Dibeli Bulan Maret

Harga minyak lagi ramai di berita karena konflik geopolitik di Timur Tengah. Ini bikin tren jangka panjang di sektor energi jadi kurang diperhatiin. Tapi perpindahan dari energi kotor ke energi bersih yang udah berjalan puluhan tahun masih terus terjadi. Ini ada tiga investasi yang bisa kamu ambil untung dari perpindahan itu di bulan Maret.

TotalEnergies (NYSE: TTE) adalah raksasa energi terintegrasi yang akan untung dari kenaikan harga minyak dan gas alam. Itu sih kurang “hijau,” tapi perusahaan ini beda dari pesaingnya dalam hal penting. Mereka pake uang dari operasi bahan bakar karbon untuk bangun bisnis listrik dan energi bersih. Di tahun 2025, divisi listrik terintegrasinya menyumbang 12% dari pendapatan operasi.

Apakah AI akan ciptakan triliuner pertama di dunia? Tim kami baru aja rilis laporan tentang satu perusahaan yang kurang dikenal, disebut “Monopoli yang Tak Tergantikan” yang nyediain teknologi penting yang dibutuhin Nvidia dan Intel. Lanjut »

Image source: Getty Images.

Keuntungan besar dari harga minyak tinggi itu menarik karena akan kasih TotalEnergies lebih banyak uang untuk investasi di divisi listriknya. Sahamnya memang udah naik seiring harga minyak. Tapi, kalau kamu pikir jangka panjang, pendekatan TotalEnergies bisa jadi pilihan tengah yang bagus buat investor yang belum mau full masuk ke energi bersih. Sahamnya bagi dividen 4,5%, meski investor AS harus bayar pajak dan biaya Prancis untuk dividen itu.

Sangat wajar kalau orang yang cari saham energi hijau gamau punya perusahaan minyak. Makanya NextEra Energy (NYSE: NEE) bisa jadi pilihan kamu. NextEra punya salah satu utilitas listrik terbesar di Amerika Serikat. Itu jadi dasar yang kuat untuk bisnis tenaga surya dan angin mereka, yang terus dibangun. Energi terbarukan udah jadi mesin pertumbuhan NextEra selama bertahun-tahun, dan mereka udah jadi salah satu produsen surya dan angin terbesar di dunia.

MEMBACA  Kemenangan RUU pajak Trump dapat menjadi cawan beracun bagi Partai Republik

Cerita besarnya di sini adalah kombinasi yang menarik antara stabilitas, pendapatan, dan pertumbuhan dividen. Yield-nya 2,7%, lebih tinggi dari rata-rata utilitas 2,4%. Dividennya naik tiap tahun selama beberapa dekade. Perusahaan ini memperkirakan pertumbuhan laba 8% per tahun sampai 2035 dengan pertumbuhan dividen 6% setidaknya sampai 2028.

Brookfield Renewable (NYSE: BEP)(NYSE: BEPC) adalah satu-satunya pilihan murni di daftar ini, dengan eksposur ke tenaga surya, angin, air, dan nuklir, plus penyimpanan. Portofolio aset energi bersihnya ada di Amerika Utara, Amerika Selatan, Eropa, dan Asia. Ini tempat satu atap buat investor dan pelanggan yang cari tenaga hijau. Mereka punya kontrak jangka panjang dengan raksasa teknologi Microsoft (NASDAQ: MSFT) dan Google untuk bantu buat bisnis AI mereka.

Cerita Berlanjut

Berbeda dengan dua perusahaan di atas, Brookfield Renewable cukup aktif ngatur portofolio, sering bangun, beli, dan jual aset energi bersih. Ini agak beda, tapi hasilnya positif untuk investor. Pembagiannya naik rata-rata 5% per tahun dalam dekade terakhir, sesuai target manajemen 5% sampai 9%.

Yang agak ribet di sini ada dua kelas saham, yang mewakili bisnis yang sama persis dan bagi dividen yang sama. Tapi, permintaan yang lebih tinggi untuk kelas saham korporasi dari investor institusi bikin yield-nya lebih rendah, 3,9%. Investor perorangan kecil sebaiknya beli unit kemitraannya yang yield-nya lebih menarik, 4,9%.

TotalEnergies, NextEra Energy, dan Brookfield Renewable adalah tiga cara mudah buat dapetin pendapatan sambil investasi di pergeseran global ke energi bersih. Kalau kamu pelajari masing-masing, kemungkinan satu atau lebih akan ada di portofoliomu sebelum Maret berakhir.

Sebelum beli saham NextEra Energy, pertimbangkan ini:

MEMBACA  Para Pemimpin SDM—dan Jamie Dimon—Berpendapat AI Tak Bisa Pelajari 'Keterampilan Manusia.' Miliarder Muda Mandiri Sedunia Ingin Buktikan Mereka Salah

Tim analis Motley Fool Stock Advisor baru aja identifikasi 10 saham terbaik untuk investor beli sekarang… dan NextEra Energy tidak termasuk. 10 saham yang terpilih bisa hasilkan keuntungan besar di tahun-tahun depan.

Ingat waktu Netflix masuk daftar ini tanggal 17 Desember 2004… kalau kamu invest $1,000 waktu rekomendasi kami, kamu akan punya $495,179!* Atau waktu Nvidia masuk daftar ini tanggal 15 April 2005… kalau kamu invest $1,000 waktu rekomendasi kami, kamu akan punya $1,058,743!*

Perlu dicatat, total rata-rata return Stock Advisor adalah 898% — jauh lebih baik dari S&P 500 yang 183%. Jangan lewatkan daftar 10 terbaru, tersedia di Stock Advisor, dan bergabunglah dengan komunitas investasi yang dibangun oleh investor perorangan untuk investor perorangan.

Lihat 10 sahamnya »

*Return Stock Advisor per 21 Maret 2026.

Reuben Gregg Brewer punya posisi di Brookfield Renewable Partners dan TotalEnergies Se. The Motley Fool punya posisi dan merekomendasikan Microsoft dan NextEra Energy. The Motley Fool merekomendasikan Brookfield Renewable dan Brookfield Renewable Partners. The Motley Fool punya kebijakan pengungkapan.

3 Saham Energi Hijau untuk Dibeli di Maret awalnya diterbitkan oleh The Motley Fool

Tinggalkan komentar