3 Alasan Saham Kapitalisasi Kecil Bisa Unggul di 2026 — dan 1 Reksa Dana untuk Dibeli Sekarang

Saham kapitalisasi kecil (small-cap), yaitu perusahaan publik yang nilainya antara $300 juta sampai $2 miliar, tertingal di belakang pasar secara keseluruhan di tahun 2025. Indeks Russell 2000, yang melacak kinerja 2.000 saham small-cap, hanya memberikan return 12% dalam setahun terakhir, dibandingkan kenaikan S&P 500 sebesar 17%. Meski selisihnya tidak terlalu besar, ini adalah bagian dari tren 15 tahun di mana saham small-cap kalah dari perusahaan besar (large-cap).

Namun, periode 15 tahun ini sebenarnya tidak biasa. Secara historis, sepanjang abad terakhir, saham small-cap justru lebih unggul daripada large-cap, dengan keunggulan rata-rata 2,85% per tahun sejak 1927. Dalam setiap periode investasi 10 tahun, small-cap mengalahkan large-cap dua pertiga kali.

Sebagai perbandingan, rata-rata kenaikan tahunan S&P 500 sebesar 10,37% sejak 1927 bisa mengubah $100 menjadi $1,75 juta jika dividen diinvestasikan kembali. Tapi dengan tambahan keunggulan rata-rata 2,85% dari small-cap, angkanya bisa membengkak sampai $21,8 juta.

Yang menarik, kepemimpinan pasar antara small-cap dan large-cap cenderung berputar dalam siklus. Data dari Wellington Management menunjukkan large-cap memimpin dari 1946-1957, 1969-1974, 1999-2010, dan terakhir dari 2011 sampai 2026. Artinya, dominasi large-cap kali ini bukan hanya lama, tapi juga yang terpanjang dalam catatan.

Tentu, kejayaan large-cap tidak akan abadi. Banyak bank besar dan institusi sekarang memperkirakan era ini akan berakhir di 2026, di mana small-cap akan kembali memimpin sesuai norma sejarah.

Dalam outlook investasi mereka untuk 2026, Vanguard meramalkan potensi kenaikan yang lebih besar untuk small-cap, sementara Invesco menyebut valuasi small-cap menarik. Sementara itu, Chris Hyzy, CIO di Merrill dan Bank of America Private Bank, menyebut small-cap sebagai salah satu alat untuk "mendorong investasi ke era pertumbuhan baru."

MEMBACA  Laporan Serangan Lanjutan Terhadap Iran dan Israel

Perpindahan kepemimpinan pasar jarang terjadi tiap tahun; biasanya berlangsung rata-rata lebih dari enam tahun. Jadi, pertanyaan apakah small-cap akan mengambil alih kepemimpinan adalah hal penting untuk beberapa tahun ke depan. Ada tiga alasan mengapa small-cap bisa unggul tahun ini.

Pertama, masalah valuasi. S&P 500 punya rasio harga terhadap laba (P/E) rata-rata 31, sementara Russell 2000 hanya 18. Rasio P/E yang lebih rendah menandakan harga yang lebih murah, yang menguntungkan investor. Seperti kata Warren Buffett, valuasi berlebihan seperti gravitasi untuk saham — "Semakin tinggi, semakin besar tarikan ke bawah."

Kedua, kemungkinan suku bunga turun lebih jauh di 2026. Para pedagang memperkirakan kemungkinan pemotongan suku bunga pada akhir April sebesar 61%. Dengan laporan pekerjaan terakhir yang menunjukkan pengangguran naik ke level tertinggi dalam beberapa tahun, Fed mungkin akan memotong suku bunga lebih cepat, terutama jika data pekerjaan Desember mengecewakan. Small-cap mendapat manfaat lebih besar dari penurunan suku bunga karena mereka lebih bergantung pada utang dengan suku mengambang, yang bisa direfinancing dengan biaya lebih murah.

Terakhir, terkait hal itu, perusahaan small-cap cenderung lebih tangguh selama resesi, seperti terlihat di awal pandemi dan periode 2007-2013. Alasannya, karena Fed menurunkan suku bunga saat resesi, dan perusahaan small-cap lebih lincah dan bisa menyesuaikan diri dengan kondisi ekonomi baru.

iShares Russell 2000 ETF (NYSE: IWM) adalah reksa dana indeks yang berusaha meniru kinerja saham small-cap AS. Per Desember, dananya memegang 1.962 saham small-cap, artinya pemegang sahamnya terpapar hampir 2.000 perusahaan kecil.

Sejak diluncurkan Mei 2000, dana ini telah mencapai rata-rata kenaikan tahunan 8,05%, yang cukup mengesankan mengingat setengah dari sejarahnya berada dalam era dominasi large-cap. Biaya pengelolaannya hanya 0,19%, jauh lebih murah dari rata-rata industri 0,44%-0,63%. Bagi investor yang mencari cara simpel dan murah untuk menangkap kebangkitan small-cap, ETF ini layak dipertimbangkan.

MEMBACA  Seberapa baik model video Sora dari OpenAI - dan apakah akan mengubah pekerjaan?

Tinggalkan komentar