24 Pengadilan Paris Menolak Tuntutan Iklim — Beri Waktu 6 Bulan bagi Raksasa Minyak untuk Reformasi Kebijakan Iklim

Sebuah pengadilan di Perancis memutuskan bahwa perusahaan energi TotalEnergies harus melaporkan emisi gas rumah kaca dari pelangannya. Perusahaan dikasih waktu enam bulan untuk laporkan risiko lingkungan akibat konsumsi minyak dan gas mereka.

Keputusan ini diambil saat Perancis lagi alami gelombang panas yang ekstrim. Namun, keputusan ini gak sepenuhnya memenuhi tuntutan kelompok lingkungan yang ingin TotalEnergies kurangi produksi minyak dan gas.

Pengadilan akan adain sidang lagi pada Januari 2027 untuk nilai laporan baru TotalEnergies. Ini berdasarkan hukum tahun 2017 yang mewajibkan perusahaan cegah pelanggaran HAM dan risiko lingkungan. Ini pertama kalinya hukum “tanggung jawab perusahaan” diterapkan pada perubahan iklim.

Pengadilan bilang, hukum itu bukan bikin perusahaan bertanggung jawab atas semua risiko iklim, tapi minta mereka bertindak sesuai situasi mereka sendiri. Kelompok lingkungan kayak Notre Affaire à Tous, Sherpa, ZEA, dan France Nature Environnement, sama kota Paris, udah gugat sejak 2020.

Mereka klaim TotalEnergies adalah salah satu penghasil emisi terbesar sepanjang sejarah. Mereka minta perusahaan kurangi produksi minyak 37% dan gas 25% pada 2030, dan berhentiin proyek bahan bakar fosil baru.

Keputusan ini keluar saat Eropa lagi alami gelombang panas parah. Suhu panas nyampe ke Inggris dan Spanyol, yang ngeluarin peringatan merah kayak Perancis. Menara Eiffel dan museum Louvre bahkan harus batasi jam kunjungan. Jadwal sekolah dan transportasi juga kacau.

Perubahan iklim yang disebabkan manusia bikin cuaca ekstrim makin sering. Kata badan iklim PBB, lima tahun ke depan mungkin bakal pecahkan rekor panas lagi. Eropa jadi benua yang paling cepat menghangat, dengan suhu naik dua kali lebih cepat dari rata-rata global sejak 1980-an.

MEMBACA  Mantan Anggota Pink Floyd Roger Waters Hadapi Kemungkinan Tuntutan Hukum Setelah Mendukung Aksi Palestina yang Dilarang

WHO bilang, lebih dari 200.000 orang di Eropa meninggal karena panas dalam empat tahun terakhir, dan kebanyakan sebenernya bisa dicegah.

Ini adalah salah satu dari banyak keputusan pengadilan soal perubahan iklim. Tahun lalu, Mahkamah Internasional bilang negara bisa langgar hukum internasional kalo gak lindungi bumi dari perubahan iklim. Tahun 2024, Pengadilan HAM Eropa juga mutusin negara harus lindungi warganya dari dampak perubahan iklim lagi di Belanda dulu.

___
Laporan ini dari Den Haag, Belanda.

Tinggalkan komentar