Foto close-up chip komputer dengan tanda AI oleh YAKOBCHUK V via Shutterstock
Perusahaan AI China, MiniMax, muncul sebagai pesaing kuat buat DeepSeek. Mereka baru meluncurkan produk terobosan, seperti model M1 yang pakai daya komputasi kurang dari separuh DeepSeek-R1. Perusahaan asal Shanghai ini bernilai $2,5 miliar di pendanaan Maret 2024 dan bersiap IPO di Hong Kong tahun ini.
MiniMax adalah salah satu dari "empat macan AI baru" China yang bersaing dengan raksasa Barat seperti OpenAI. Inovasi terbaru mereka termasuk generator video Hailuo 02 dan MiniMax Agent, yang menunjukkan potensi besar di bidang AI generatif.
Investor bisa ikut andil lewat dua pemegang saham utama: Alibaba (BABA) dan Tencent (TCEHY). Keduanya adalah investor strategis di MiniMax, jadi investor ritel bisa dapat akses ke perusahaan AI menjanjikan ini tanpa nunggu IPO.
Tapi, ahli industri memperingatkan bahwa "macan AI" ini masih hadapi tantangan keberlanjutan. Banyak yang masih bakar uang sambil cari model profit di luar uji coba gratis dan kustomisasi terbatas buat perusahaan.
Tencent, bernilai kapitalisasi pasar $593 miliar, adalah salah satu perusahaan terbesar di China. Di Q1, pendapatan mereka naik 13% jadi $25,1 miliar, sementara laba bersih tumbuh 22% ke $8,5 miliar. Untung kotor mereka pertama kali tembus $14 miliar, tunjukkan kinerja kuat di portofolio bisnis yang beragam.
Investasi AI strategis Tencent sudah beri hasil nyata di berbagai sektor. Pendapatan layanan pemasaran naik 20% berkat iklan berbasis AI yang tingkat kliknya naik dari 1% ke 3%.
Game domestik tumbuh luar biasa 24%, dengan judul populer seperti Honor of Kings dan Peacekeeper Elite raih pendapatan rekor, didukung AI untuk optimisasi konten dan keterlibatan pengguna.
Ekosistem Weixin Tencent, dipakai 1,4 miliar pengguna aktif bulanan, jadi pusat strategi AI mereka. Asisten AI Yuanbao sudah terintegrasi di chat Weixin, memungkinkan respons cerdas dan temukan konten.
Weixin Search sekarang tampilkan hasil model bahasa besar, sementara alat AI bantu pembuat konten hasilkan gambar dan efek video, mempercepat pembuatan Mini Program.
Portofolio game Tencent sangat kuat. Delta Force capai 12 juta pengguna aktif harian dan jadi game mobile baru peringkat tertinggi di China dalam 3 tahun terakhir. Game internasional tumbuh 23% didorong PUBG Mobile dan Brawl Stars.
Manajemen tekankan bahwa investasi AI adalah strategi jangka panjang. CEO Pony Ma bilang, biaya jangka pendek mungkin kurangi leverage operasional, tapi investasi ini akan beri keuntungan besar di masa depan. Tencent naikkan belanja modal 91% jadi $3,8 miliar terutama buat GPU dan server AI.
Dari 16 analis yang pantau saham Tencent, 13 rekomendasikan "Strong Buy," 2 "Moderate Buy," dan 1 "Hold." Harga target rata-rata $90, sekitar 41% di atas harga sekarang $64.
Di Q4 fiskal 2025 (berakhir Maret), Alibaba tumbuhkan penjualan 7% jadi $32,6 miliar. Fokus pada efisiensi operasional bantu mereka naikkan EBITDA 36% ke $4,6 miliar.
Inisiatif AI dan cloud computing Alibaba terus berkembang. Alibaba Cloud capai pertumbuhan pendapatan 18%, didorong produk AI yang tumbuh tiga digit 7 kuartal berturut-turut.
Manajemen soroti adopsi AI yang meluas ke UKM, dengan pelanggan baru beralih dari infrastruktur offline ke layanan AI berbasis cloud di berbagai sektor, termasuk manufaktur, finansial, bahkan peternakan.
Operasi e-commerce tunjukkan keterlibatan pengguna kuat. Pendapatan manajemen pelanggan Taobao dan Tmall Group tumbuh 12% berkat iklan Quanzhantui dan biaya layanan perangkat lunak baru. Keanggotaan premium 88VIP mereka capai lebih dari 50 juta pengguna, tunjukkan loyalitas dan daya beli yang meningkat.
Ekspansi internasional dipercepat lewat Alibaba International Digital Commerce (AIDC), yang raih pertumbuhan pendapatan 22% berkat kinerja bisnis lintas batas yang kuat. Mereka tetap di jalur untuk capai profitabilitas kuartalan di operasi e-commerce internasional.
Alibaba kuatkan neraca dengan jual aset non-core, hasilkan $2,6 miliar tunai. Mereka kembalikan $16,5 miliar ke pemegang saham lewat pembelian saham $11,9 miliar dan dividen $4,6 miliar, termasuk kenaikan dividen tahunan 5%. Dengan posisi kas bersih $50,5 miliar, Alibaba siap manfaatkan peluang AI sambil tetap berkomitmen pada pengembalian pemegang saham.
Dari 20 analis yang pantau saham BABA, 19 rekomendasikan "Strong Buy" dan 1 "Moderate Buy." Harga target rata-rata $162, 44% di atas harga sekarang.
Pada tanggal publikasi, Aditya Raghunath tidak memegang (langsung/tidak langsung) posisi di sekuritas yang disebut di artikel ini. Semua informasi hanya untuk tujuan edukasi. Artikel ini pertama kali terbit di Barchart.com.