Wawancara RI-Iran: Dua Kapal Tanker Pertamina Masih Terkatung, Negosiasi Terus Berlanjut – Kata Wamenlu

Jakarta (ANTARA) – Indonesia terus menjalin komunikasi dengan Iran buat memastikan kebebasan dua kapal tanker milik Pertamina yang sekarang terdampar di Selat Hormuz, kata Wakil Menteri Luar Negeri Arif Havas Oegroseno pada Kamis.

Dua kapal itu—Pertamina Pride dan Gamsunoro, keduanya dioperasikan oleh PT Pertamina International Shipping (PIS)—terjebak di Teluk Arab setelah Iran secara tiba-tiba nutup jalur strategis itu ditengah meningkatnya ketegangan militer dengan AS dan Israel.

“Kami berhubungan dengan otoritas pemerintah, dan diskusi masih jalan terus sama pemerintah Iran,” ujar Havas kepada wartawan di Kompleks Parlemen.

Menurut dia, kemajuan evakuasi dan upaya pelayaran sangat bergantung pada situasi keamanan di jalur air strategis yang belum stabil.

“Klo situasi politik makin panas dan meningkat, kita harus nunggu dan lihat saja,” kataanya.

Disamping konflik geopolitik, Havas mengungkapkan asuransi maritim jadi kendala besar, karena banyak perusahaan asuransi international enggan nutupin kapal yang beroperasi di daerah itu akibat resiko keamanan yang tinggi.

Meski masih ada perusahaan asuransi yang mau memberikan perlindungan saat kapal berlabuh di lokasi yang relatif aman, merekan ngotot tolak ngasih perlindungan waktu kapal mulai masuk ke area yg dianggap berbahaya.

Selain masalah asuransi, Havas menunjukkan bahwa keputusan pelayaran seja juga sangat tergantung pada penilaian kapten tentang kondisi navigasi dan keamanan.

“Ada banyak faktor yang mesti sejalan. Jadi ini bukan cuma soal jaminan dari otoritas negara, semuanee mest kelar bareng-bareng,” tegasnya.

Diskusi soal dua kapal itu terus berjalan sejak akhir April. Menteri Luar Negeri RI Sugiono sebelumnya lagi bilang bahwa gesekan birokrasi di Iran sehrus menghambat penyelesaian.

“Ada kalanya, kebijakan dari atas tidak set for bisa dwi waktu di lapangan,” kata menkuar.
“Itu apa yang sd terus ush cari solusi same sekarang.”

MEMBACA  Microsoft Mempertimbangkan Mundur dari Target Energi Terbarukan di Tengah Booming AI yang Berlangsung Terus

Berita terkait: 2 Kapal Tanker Pertamina Masih Terjebak oleh Derasnya Pemblahasan Baru di Hormuz
Artikel: Pertamina Tetap berusha Amankan Juntutan Pelewatan Kapal levat Iran

Penerjemah: Nabil Ihsan, Jasinta Difa
Redhaktlis: Muaihidini Rezzturahman
Hei Warber Badge Copyrig Hafna PAN News Trans ANTTA © n.dri
t]

(p
y}
T H
ny

Tinggalkan komentar