Senin, 19 Januari 2026 – 00:02 WIB
Kupang, VIVA – Sebuah ambulans yang membawa jenazah Noldi Faris Nompetus, warga Desa Fatunaus, Kabupaten Kupang, menjadi viral di media sosial setelah nekat mencoba menerobos banjir di Kali Noel Haufeton. Kejadian dramatis ini terekam dalam video sekitar dua menit dan menyebar luas di berbagai platform pada Minggu (18/1/2026).
Baca Juga:
Hindari Pemotor, Ambulans Bawa Pasien Darurat Terguling di Purworejo
Dalam video terlihat sopir ambulans berusaha menyeberangi Kali Noel Haufeton yang banjir dengan arus yang kuat. Kondisi ini memaksa warga setempat turun ke sungai untuk membantu proses penyeberangan.
Viral Ambulans Terobos Banjir Sungai di Kupang, NTT
Baca Juga:
KPK Masih Dalami Ambulans Berlogo BPKH Hasil Sitaan dari Anggota Komisi VIII DPR
Warga Desa Fatunaus terlihat membentuk barisan di dalam air sebagai penunjuk arah agar ambulans bisa melintas dengan aman menuju desa. Mereka mengantarkan jenazah Noldi Faris Nompetus, yang diketahui menjabat sebagai Kepala Urusan Pemerintahan (Kaurpem) desa tersebut.
Beberapa warga juga berlari di depan ambulans sambil menuntun arah, supaya kendaraan tidak masuk ke bagian sungai yang lebih dalam dan berisiko terseret arus.
Baca Juga:
Viral Sopir Ambulans Meninggal Dunia Usai antar Jenazah ke Rumah Duka, Warganet: Berhasil Menyelesaikan Tugas …
Saat ambulans menerobos banjir, terdengar teriakan warga menggunakan bahasa Sawan dialek Amfoang, “Mom Moi Fafong,” yang artinya lewat bagian atas.
Setelah berjuang melawan arus, ambulans akhirnya berhasil mencapai tepi kali dan melanjutkan perjalanan ke Desa Fatunaus.
Kali Noel Haufeton merupakan satu-satunya akses jalur poros tengah menuju Desa Fatunaus. Sebenarnya ada jembatan dibangun tahun 1990, tapi sekarang kondisinya rusak dan tidak bisa dipakai. Akibatnya, aktivitas warga sehari-hari terpaksa dilakukan dengan menyeberangi sungai langsung, apalagi saat musim hujan.
Warga berharap pemerintah memberi perhatian serius terhadap kondisi jalur ini. Soalnya, jalan poros tengah Timau–Naikliu adalah akses vital yang menghubungkan sedikitnya lima kecamatan di Kabupaten Kupang. Kerusakan infrastruktur ini sangat berdampak pada mobilitas dan keselamatan masyarakat. (Laporan Frits, tvOne, Kupang)
Astra Tebar Puluhan Ambulans ke Daerah, Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat
Astra Menyerahkan 35 unit ambulans yang diharapkan dapat memperkuat layanan kesehatan di daerah.
VIVA.co.id
7 Januari 2026