Wakil Presiden Gibran Serukan Peningkatan Keamanan untuk Mendukung Program di Papua

Yahukimo, Papua Pegunungan (ANTARA) – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada Selasa (21/4) mendorong TNI dan Polri untuk meningkatkan koordinasi dalam menjaga keamanan di Yahukimo, Papua Pegunungan. Menurutnya, stabilitas keamanan sangat penting agar program-program prioritas pemerintah bisa terlaksana di distrik yang terpencil ini.

“Terima kasih atas kerja keras TNI-Polri, tapi tolong terus perkuat pengamanan disini. Tujuan kita adalah menghadirkan program prioritas presiden untuk masyarakat setempat,” ujarnya.

Dalam dialog di markas komando distrik militer di Dekai, Gibran menekankan kunjungannya berfokus memastikan warga bisa mengakses program-program yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto.

Dia menyoroti beberapa program kunci, seperti Program Makanan Bergizi Gratis (MBG), Cek Kesehatan Gratis (CKG), Koperasi Desa Merah Putih, dan perumahan bersubsidi.

“Keamanan di Yahukimo dan sekitarnya adalah syarat utama untuk menjalankan program ini. Banyak inisiatif lain yang bisa dikembangkan kalau kondisi sudah stabil,” jelas Gibran.

Gibran menghabiskan sekitar tiga jam di Yahukimo. Dia meninjau pelaksanaan program makanan bergizi di sebuah sekolah Kristen, memeriksa fasilitas di RSUD Dekai, dan bertemu dengan keluarga prajurit yang bertugas di wilayah tersebut.

Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden Prabowo yang memprioritaskan keamanan dan stabilitas sebagai landasan untuk mempercepat program pemerintah, terutama di daerah terpencil.

Yahukimo masih rentan terhadap gangguan keamanan dari kelompok bersenjata separatis, yang kadang mengganggu layanan publik dan pembangunan di Papua.

Kedatangan Gibran menandakan niat pemerintah untuk memperkuat kehadiran dan meningkatkan pelayanan di wilayah ini, sekaligus memastikan masyarakat mendapat manfaat dari program pembangunan nasional.

Turut mendampingi Wapres antara lain Menko Polhukam Djamari Chaniago, Wamendagri Ribka Haluk, Wagub Papua Pegunungan Ones Pahabol, dan Ketua Komite Eksekutif Percepatan Otsus Papua Velix Wanggai.

MEMBACA  Kasat Reskrim Tewas Ditembak AKP Dadang Iskandar, Diduga Pembunuhan Berencana

Tinggalkan komentar