Jakarta (ANTARA) – Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus menyerukan komitmen pemerintah daerah untuk mempercepat eliminasi tuberkulosis (TBC) sebagai bagian dari upaya melindungi masyarakat dan mendukung pembangunan nasional.
Dia menekankan bahwa keberhasilan eliminasi TBC sangat bergantung pada kepemimpinan daerah, terutama dalam mengintegrasikan kebijakan pengendalian TBC ke dalam perencanaan dan penganggaran daerah.
“Tuberkulosis bukan hanya masalah kesehatan; ini juga mempengaruhi produktivitas masyarakat, tingkat kemiskinan, dan kualitas sumber daya manusia. Ini harus ditangani dengan serius karena dapat menghambat agenda pembangunan nasional,” tegasnya dalam pernyataan pada Senin.
Pernyataan tersebut disampaikan saat konferensi pers memperingati Hari Tuberkulosis Sedunia 2026 di kantor Kementerian Kesehatan di Jakarta.
Wiyagus menjelaskan bahwa komitmen pemerintah Indonesia dalam menangani TBC ditegaskan kembali oleh Peraturan Presiden Nomor 67 Tahun 2021, yang menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk mengambil langkah konkrit dalam melindungi masyarakat dari ancaman TBC.
Dia menyerukan agar upaya percepatan pengendalian TBC di daerah diwujudkan melalui kebijakan yang terukur dan berkelanjutan.
Upaya-upaya tersebut mencakup penguatan perencanaan, peningkatan alokasi anggaran, serta pemberdayaan aparat hingga tingkat desa.
Dengan pendekatan seperti itu, pengendalian TBC diharapkan dapat berjalan lebih efektif, mulai dari deteksi kasus dan pengobatan hingga pencegahan yang terintegrasi.
Wakil menteri mengingatkan bahwa Indonesia masih menduduki peringkat kedua secara global dalam hal jumlah kasus TBC. Karenanya, dia menekankan bahwa upaya percepatan yang lebih masif dan terkoordinasi, termasuk melalui kolaborasi lintas sektor, sangatlah penting.
Pemerintah Indonesia telah menetapkan target eliminasi TBC pada tahun 2030 sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 67 Tahun 2021.
Untuk mempercepat eliminasi TBC, Kementerian Kesehatan telah menggagas beberapa strategi, termasuk memperkuat upaya promosi dan pencegahan serta mengintegrasikan data dari rumah sakit dan puskesmas.
Berita terkait: Wakil menteri mendorong pemerintah daerah percepat pengendalian TBC
Berita terkait: Prabowo prioritaskan perang melawan TBC dalam pertemuan dengan wakil menteri kesehatan
Berita terkait: Indonesia perluas pemeriksaan kesehatan gratis dan skrining TBC ke pekerja pabrik
Penerjemah: Fianda Sjofjan, Raka Adji
Editor: Azis Kurmala
Hak Cipta © ANTARA 2026