BOGOR – Wamendagri Bima Arya membahas persiapan untuk konferensi APCAT Summit 2026 yang akan diadakan di Jakarta. Pertemuan persiapan berlangsung di kediamannya di Bogor, Jabar, pada Jumat (23/1/2026).
Menurut Bima, APCAT adalah aliansi pemimpin daerah di Asia Pasifik yang fokus pada isu kesehatan dan pembangunan, terutama untuk pengendalian tembakau dan pencegahan penyakit tidak menular.
“Pertemuan pagi ini dengan rekan-rekan APCAT. Saya masih menjabat sebagai ketuanya. Intinya membahas rencana konferensi pada hari Minggu dan Senin di Jakarta,” ujar Bima.
Selain membahas teknis acara, mereka juga membahas regenerasi kepimpinan di dalam APCAT untuk menjaga komitmen organisasi tetap berkelanjutan.
“Nanti akan ada pemilihan ketua baru untuk menjaga konsistensi dalam pengendalian tembakau dan pencegahan penyakit,” jelasnya.
Bima menekankan bahwa isu pengendalian tembakau sangat relevan karena sejalan dengan agenda pembangunan nasional, seperti Asta Cita, yang menjadikan kesehatan masyarakat sebagai prioritas.
“Isu ini penting karena mendukung Asta Cita, termasuk pengendalian tembakau, pengentasan kemiskinan, dan upaya agar anak Indonesia semakin sehat,” tegasnya.
APCAT Summit 2026 nantinya akan dihadiri puluhan kepala daerah dari Indonesia yang dinilai sudah menjadi contoh dalam menerapkan Kawasan Tanpa Rokok (KTR).
“Salah satu contohnya adalah Jakarta, yang baru saja mengesahkan Perda KTR. Ini langkah yang sangat penting,” katanya.
Melalui pertemuan ini, Bima berharap acara tersebut dapat menjadi forum strategis bagi para pemimpin daerah di Asia Pasifik untuk memperkuat kolaborasi, berbagi praktik terbaik, dan mendorong kebijakan kesehatan publik yang berbasis ilmiah.