Minggu, 25 Januari 2026 – 18.39 WIB
Banten – Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Banten baru saja menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda) ke-VIII di Serang, pada 24-25 Januari 2026.
Dalam acara tersebut, Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, menyatakan bahwa pemerintah provinsi telah membuka ruang kolaborasi yang luas dengan KNPI. "Program yang sudah berjalan baik di era kepemimpinan Ketua Umum Ali Hanafiah dan Sekjen Guntur Setiawan akan terus didukung oleh kami dari pemerintah," ujar Dimyati, dikutip pada Minggu (25/1).
Dimyati menekankan bahwa pemuda harus hadir sebagai mitra pembangunan yang memberikan solusi, bukan hanya kritik. Ia berharap di bawah pimpinan Ketua KNPI Banten, Tito Istianto, pemuda Banten bisa berkontribusi tidak hanya secara nasional tetapi juga memiliki mindset global leader.
Sementara itu, Ketua Umum DPP KNPI Ali Hanafiah menyebut Musda ini sebagai ruang strategis untuk menyelaraskan visi dan mengawal program Asta Cita Presiden Prabowo. Ketua DPD KNPI Banten, Tito Istianto, menambahkan bahwa musyawarah berjalan kondusif dan demokratis.
“Saya berkomitmen akan mengedepankan pelatihan SDM pemuda, softskill, inkubator bisnis UMKM, dan program ketahanan pangan di Banten,” tegas Tito.
Ia menegaskan kepemimpinan KNPI ke depan harus kolektif dan responsif terhadap masalah nyata di masyarakat. “KNPI Banten harus inklusif, progresif, dan hadir memberi solusi bagi isu pemuda,” pungkasnya.