Minggu, 18 Januari 2026 – 00:10 WIB
Maros, VIVA – Pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport dilaporkan hilang kontak pada Sabtu, 17 Januari 2026. Pesawat tersebut hilang kontak di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
Berdasarkan data dari AirNav Indonesia, posisi terakhir pesawat yang terbang dari Yogyakarta ke Makassar terdeteksi di sekitar kawasan Leang-leang, Kabupaten Maros. Koordinatnya adalah 04°57’08” LS dan 119°42’54” BT.
Menurut Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, pesawat membawa 10 orang. Dirjen Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa, menyebutkan jumlah itu terdiri dari tujuh awak dan tiga penumpang. Namun, identitas mereka tidak dijelaskan lebih rinci.
Pesawat buatan tahun 2000 dengan nomor seri 611 itu diterbangkan oleh Pilot in Command Capt. Andy Dahananto. Pencarian kini fokus di pegunungan kapur Bantimurung, desa Leang-leang, Kabupaten Maros, yang juga menjadi Posko Basarnas.
Sebuah video viral di media sosial menunjukkan barang yang diduga puing pesawat. Video di akun Instagram @makassar_iinfo itu menampilkan potongan logam, kertas prosedur penerbangan, dan emblem berlambang Garuda Pancasila yang ditemukan di sekitar puncak gunung Bulusaraung.
“Barang bukti pesawat, kau bilang apa ini pesawat atau helikopter?” kata seorang pendaki dalam video itu.
Banyak warganet berkomentar dan berduka. Mereka berharap korban bisa segera ditemukan. “Ya Allah semoga secepatnya ditemukan dan dalam keadaan selamat aamiin,” tulis seorang netizen.