loading…
Varian Covid dengan kode BA.3.2 yang disebut Cicada telah menyebar ke 23 negara. Foto: Istimewa
JAKARTA – Masyarakat harus waspada lagi karena munculnya varian baru COVID-19 yang dijuluki “Cicada”. Varian dengan kode BA.3.2 ini sedang dipantau oleh World Health Organization (WHO) dan Centers for Disease Control and Prevention (CDC) karena penyebarannya yang mulai terdeteksi di berbagai negara.
Peneliti menemukan bahwa varian ini memiliki tingkat mutasi yang cukup tinggi sehinga menimbulkan perhatian dari komunitas medis internasional.
Varian baru COVID-19 ini pertama kali teridentifikasi pada November 2024. Sejak itu, virus ini sudah menyebar ke setidaknya 23 negara di dunia. Di Amerika Serikat sendiri, varian ini terdeteksi di 25 negara bagian hingga Februari 2026, menurut data CDC.
Baca Juga : Masyarakat harus waspada karena kemunculan varian baru COVID-19 yang dijuluki “Cicada”.
Menanggapi hal tersebut, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menghimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap varian Cicada ini.