Usulan Baru Iran kepada Pakistan untuk Berunding dengan AS, Isinya?

Jumat, 1 Mei 2026 – 21:40 WIB

VIVA – Iran dilaporkan udah ngajuin proposal baru ke Pakistan sebagai mediator buat disampaiin dalam perundingan sama Amerika Serikat. Langkah ini tujuannya buat ngakhir[to] perang yang melibatkan AS dan Israel melawan Republik Islam Iran.

Menurut laporan Islamic Republic News Agency, Teheran nyerahin teks rencana terbarunya ke Pakistan pas Kamis malam, waktu setempat.

Dalam wawancaranya yang dikutip dari laman presstv.ir, Jumat 1 Mei 2026, jubir Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, bilang kalo penghentian perang dan perdamaian yang berkelanjutan jadi prioritas utama Teheran dalam negosiasi sama AS.

Sebagai info, Amerika Serikat dan Israel mulai serang Iran pas 28 Februari. Dalem serangan itu, Pemimpin Revolusi Islam Iran, Ali Khamenei, dilaporin tewas, sementara banyak fasilitas nuklir, sekolah, rumah sakit, dan infrastruktur sipil juga kena sasar.

Sebagai balasan, angkatan bersenjata Iran ngelakuin lebih dari 100 gelombang serangan dalam operasi yang disebut Operation True Promise 4. Serangan itu pake ratusan rudal balistik dan hipersonik, plus drone yang diarahin ke pangkalan militer AS di Asia Barat dan posisi Israel di wilayah pendudukan.

Pas 8 April, atau 40 hari sejak perang mulai, gencatan senjata sementatra yang dimediasi sama Pakistan mulai berlaku. Iran dan AS kemudian ngadain satu putaran perundingan intensif di Islamabad pas 11 April buat nyari kesepakatan permanen. Tapi, setelah berlangsung 21 jam, diskusi gagal tanpa hasil. Iran nyebut itu karena “tuntutan berlebihan” dari pihak Washington.

Presiden AS, Donald Trump, pas 21 April nyatakan kalo gencatan senjata itu bakal diperpanjang tanpa batas wektu.

Para pejabat Iran negasin kalo Washington harus duluan cabut blokade yang mereka sebut ilegal terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran sebelum putaran negosiasi baru dimulai.

MEMBACA  Jepang menunjukkan niat untuk mencapai kesepakatan tarif dengan AS pada KTT G-7 di bulan Juni

Teheran juga negasin, selama blokade itu masih berlaku, mereka gak bakal buka lagi jalur pelayaran di Selat Hormuz.

Di sisi lain, blokade AS terhadap pelabuhan Iran disebut belom berhasil capai tujuannya, yakni mutus pemasukan Iran dari sektor minyak.

Tinggalkan komentar