Transplantasi Hati: Solusi Primer dalam Pengobatan

KASUS SIROSIS DI INDONESIA TINGGI, WAMENKES: TRANSPLANTASI HATI JADI SOLUSI UTAMA

Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono, mengatakan prosedur transplantasi bisa menjadi harapan hidup bagi pasien karena memiliki tingkat kesembuhan yang tinggi.

JAKARTA – Penyakit hati masih menjadi salah satu masalah kesehatan serius di dunia, termasuk di Indonesia. Kondisi seperti sirosis, gagal hati, sampai kanker hati sering kali datang tanpa gejala awal yang jelas dan baru terdeteksi saat sudah parah.

“Transplantasi ini penting karena beberapa penyakit yang ada itu terapi definitifnya atau terapi terakhirnya untuk menyelamatkan hidupnya adalah dengan melakukan transplantasi,” ungkap Dante di RSUP Fatmawati, Jakarta Selatan, Kamis (10/4/2026).

Wamen Dante menjelaskan beberapa kasus sirosis hepatis di Indonesia memiliki angka kematian yang tinggi. Tindakan transplantasi ini pun dapat menjadi penolong bagi para pasien.

“Sirosis hepatis atau sirosis hati ini menempati urutan ketiga kematian terbesar di Indonesia. Dan kebanyakan karena infeksi hepatitis B,” papar Wamen Dante.

Wamen Dante mengatakan prosedur transplantasi biasa dilakukan oleh pasien penyakit hati kronik. Ia mengungkap ada 3 rumah sakit milik pemerintah yang sudah bisa melakukan prosedur transplantasi hati, yakni RSCM Kencana, RS Sardjito, dan RS Fatmawati Jakarta.

Baca Juga : 3 Kebiasaan Buruk Penyebab Abses Hati, Salah Satunya Konsumsi Alkohol

MEMBACA  Dapatkan 1MinAI, Solusi AI Serba Bisa, Seumur Hidup Hanya dengan $40

Tinggalkan komentar