TKA Bukan Hanya Ujian, Melainkan Tiket Emas Jalur Prestasi

Kementerian Pendidikan udah buka pendaftaran buat Tes Kemampuan Akademik (TKA) sampe tanggal 5 Oktober 2025. Foto/BKHM

JAKARTA – Di tengah persaingan masuk kuliah yang makin ketat, Tes Kemampuan Akademik (TKA) muncul sebagai salah satu pilihan baru yang ga boleh diabaikan sama siswa kelas 12 SMA dan SMK. Walaupun sifatnya sukarela, nilai TKA bisa jadi nilai tambah yang signifikan di jalur prestasi, apalagi buat mereka yang pengen menonjol tanpa harus nunggu hasil UTBK.

Pendaftaran TKA, yang udah dibuka dari 24 Agustus sampe 5 Oktober 2025, disambut sangat antusias. Ajaibnya, dalam waktu cuma satu minggu pertama, udah lebih dari 1,5 juta siswa yang mendaftar. Angka ini nunjukin betapa tingginya minat dan besarnya potensi tes ini dalam membentuk budaya belajar baru di Indonesia.

Seorang Pengamat Pendidikan dari Taman Siswa, Darmaningtyas, bilang kalo selain buat masuk universitas, TKA juga bisa jadi salah satu parameter untuk ngukur perkembangan masing-masing siswa. “Kalau saya (sebagai siswa), saya akan ikut,” kata Darmaningtyas ke media pada Rabu (3/9/2025).

Menurut dia, TKA hadir sebagai sistem evaluasi baru yang jadi standar validasi buat siswa yang mau lanjutin pendidikan ke perguruan tinggi. Di dalam sistem pendidikan, langkah ini penting buat mengukur kualitas. Kehadiran TKA jadi langkah penting dalam menghadirkan standarisasi pendidikan yang selama ini dinilai kurang menyentuh aspek individu.

“Pendidikan di mana pun itu, perlu adanya standarisasi. Jadi, kita mengukur kualitas pendidikan itu dasarnya dari apa. Standar itu dilihat dari evaluasi pembelajaran, dan TKA ini adalah salah satu instrumen untuk liat hasil pembelajaran,” jelas Darmaningtyas.

Berbeda dari sistem evaluasi sebelumnya yang lebih nilai lembaga secara keseluruhan, TKA dirancang khusus untuk mengukur pencapaian tiap siswa. Walaupun tes ini ga wajib, buat siswa yang punya semangat belajar tinggi dan pengen tau kemampuan dirinya, TKA bisa jadi sarana strategis untuk mengukur kualitas diri. “TKA ini adalah proses evaluasi pembelajaran untuk setiap siswa,” tegasnya.

MEMBACA  Pelari Viral Nyerobot Jalur Bus Transjakarta, Diklakson Tak Digubris

Selain itu, TKA juga dianggap bisa bantu siswa yang berasal dari lingkungan belajar yang kurang mendukung. Dengan adanya tes ini, mereka punya kesempatan untuk membuktikan kemampuan akademiknya secara lebih objektif, sekaligus memotivasi diri sendiri untuk belajar lebih giat lagi.